GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Diajak Jadi Kreator Muda di Era Digital
Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Diajak Jadi Kreator Muda di Era Digital
Solo - majalahlarise.com - Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo memadati ruang aula sekolah setempat untuk mengikuti kegiatan parents' day dengan tema "Bijak Menggunakan Gawai, Jadilah Kreator Bukan Penonton", Sabtu (22/8/2026).
Program sekolah ini hadir sebagai ruang edukasi interaktif untuk membekali para murid dalam menghadapi dinamika dan tantangan perkembangan era digital sejak dini.
Koordinator tim kelas IV, Atit Nur Ariyanna, menyampaikan kegiatan ini dirancang untuk membuka wawasan murid mengenai fungsi gawai dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berkomitmen berupaya menanamkan kesadaran kepada para murid bahwa teknologi seharusnya menjadi alat pendukung tumbuh kembang anak, bukan justru mengendalikan pola pikir dan perilaku mereka," terangnya.
Hadir sebagai narasumber sekaligus pakar psikolog, Jefri Reza Pahlevi yang memberikan warna tersendiri dalam menyampaikan materi parents' day dan literasi digital yang relevan dengan dunia anak-anak. Dalam pemaparannya, Jefri mengajak para murid mengenali serta memahami berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan gawai yang tidak terkontrol. Pendekatan materi disampaikan melalui ilustrasi dan contoh nyata yang dekat dengan keseharian murid, sehingga pesan edukasi dapat tersampaikan secara efektif.
Tak hanya menekankan sisi batasan, Jefri juga memotivasi para murid untuk mengubah peran mereka dari sekadar konsumen pasif menjadi pribadi yang produktif. Murid didorong untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai sarana berkarya, belajar hal-hal baru, dan menciptakan berbagai konten positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Salah satu poin penting yang disosialisasikan dalam kegiatan ini adalah pengenalan rumus disiplin gawai 1-7-1. Melalui konsep ini, para murid diajarkan skema manajemen waktu yang ideal, yaitu 1 jam menggunakan gawai, dilanjutkan dengan 7 jam aktivitas nongawai, dan diperbolehkan kembali menggunakan gawai selama selama 1 jam berikutnya.
Selain masalah durasi, potensi bahaya dari ruang digital juga menjadi perhatian utama. Jefri juga menghimbau agar selalu waspada dan tidak sembarangan berkenalan dengan orang asing saat bermain game online. Langkah ini diterapkan untuk membentengi para murid dari ancaman kejahatan siber maupun tindakan yang tidak diinginkan.
Salah satu murid kelas IV, Genio Azzaheer Istiyawan tersadarkan wawasan digitalisasinya setelah mengikuti kegiatan parents' day kali ini.
"Ternyata tumbuh menjadi generasi digital tidak hanya cerdas dan bijak dalam memilah informasi, tetapi juga harus kreatif dan bertanggung jawab akan dampak di masa depan," ucapnya.
Rangkaian acara berlangsung sangat interaktif dan menyenangkan, para murid aktif menjawab berbagai pertanyaan dari narasumber, memberanikan diri berbagi pengalaman pribadi, hingga tekun menyelesaikan Lembar Kerja Murid (LKM). Keseruan acara semakin memuncak saat memasuki sesi pembagian hadiah, para murid yang berpartisipasi aktif mendapatkan apresiasi khusus dari paguyuban orang tua murid kelas IV. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...


Tidak ada komentar: