MU Orsen-V Dibuka, Wujudkan Panca Daya Santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi

Print Friendly and PDF

MU Orsen-V secara resmi dibuka Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Ust. Pujiono, S.Pd., S.Si., M.M.


MU Orsen-V Dibuka, Wujudkan Panca Daya Santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi

BOYOLALI - majalahlarise.com - Semangat sportivitas, kebersamaan, dan pembentukan karakter santri mewarnai pembukaan MU Orsen-V (Olahraga dan Seni) Pondok Pesantren Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Sambi di Aula SMA Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Panca Karsa menuju Panca Daya Santri.

MU Orsen-V secara resmi dibuka Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Ust. Pujiono, S.Pd., S.Si., M.M. Dalam sambutannya, ia mengingatkan santri agar tidak memaknai kegiatan tersebut sebatas kompetisi untuk menentukan pemenang dan pecundang.

“MU Orsen adalah ruang untuk belajar menjadi manusia yang sportif, disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu menghargai orang lain,” pesan Pujiono di hadapan para santri.

Menurutnya, perbedaan tim maupun strategi dalam pertandingan tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan. Santri harus mampu bertanding secara sungguh-sungguh, menerima hasil pertandingan dengan lapang dada, serta tetap menjaga ukhuwah.

“Boleh berbeda tim, tetapi kita tetap satu pondok. Boleh berbeda strategi, tetapi kita tetap bersaudara. Boleh mengejar kemenangan, tetapi persaudaraan harus tetap menjadi pemenang,” tegasnya.

MU Orsen-V menjadi bagian dari strategi pendidikan PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi dalam mengoptimalkan Panca Karsa sebagai fondasi pembentukan Panca Daya Santri.

Panca Karsa tersebut meliputi Keimanan, Keislaman, Keilmuan, Kebahasaan, dan Keterampilan. Kelima aspek tersebut diarahkan tidak hanya menjadi konsep dalam pendidikan pesantren, tetapi berkembang menjadi kekuatan yang melekat dalam diri setiap santri.

Keimanan dan keislaman menjadi fondasi spiritual dan akhlak. Keilmuan membangun budaya belajar serta kemampuan berpikir. Kebahasaan membekali santri dengan kemampuan komunikasi, khususnya Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Sementara keterampilan diarahkan untuk membangun kreativitas, kemandirian, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi kehidupan.

“Panca Karsa ini kita optimalkan menjadi Panca Daya Santri. Harapannya, seluruh proses pendidikan di PonpesMU tidak hanya menghasilkan santri yang memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki daya iman, daya ilmu, daya bahasa, daya keterampilan, dan daya kepemimpinan,” jelas Pujiono.

Muara pendidikan tersebut diwujudkan melalui Profil Tri Karya Output Santri, yakni Siap Kuliah, Siap Kerja, dan Siap Dakwah. Dengan konsep tersebut, santri diharapkan memiliki kesiapan melanjutkan pendidikan tinggi, memasuki dunia kerja, sekaligus membawa bekal keislaman untuk berkontribusi dan berdakwah di tengah masyarakat.

Pujiono menyebut olahraga dan seni dapat menjadi laboratorium kehidupan bagi santri. Dalam pertandingan maupun perlombaan, santri belajar mengikuti aturan, membangun kerja sama, menyusun strategi, menghadapi kemenangan dan kekalahan, serta melakukan evaluasi.

“Kelak kalian akan meninggalkan pondok ini. Mungkin tidak semua akan menjadi atlet. Tetapi semoga kalian menjadi manusia yang sehat, tangguh, disiplin, sportif, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga nama baik pesantren dengan menghindari keributan, saling mengejek, kecurangan, maupun permusuhan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Ketua Panitia MU Orsen-V, Habib Umar, bersama jajaran panitia telah mempersiapkan berbagai cabang kegiatan sebagai wadah pengembangan potensi santri. Tidak hanya olahraga, MU Orsen-V juga menghadirkan sejumlah ajang seni dan keagamaan, seperti pidato, tahfiz, memanah, dan berbagai perlombaan lainnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga terlihat dari jajaran pimpinan satuan pendidikan. Kepala SMP Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Ahmad Yasin, S.Th.I., M.P.I., dan Kepala SMA Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Ari Rosmawati, S.Pd., turut mendampingi Mudir dalam pembukaan MU Orsen-V.

Organisasi pelajar di lingkungan pesantren juga mengambil peran dalam pelaksanaan kegiatan. PRM IPM turut mendukung penyelenggaraan kegiatan dengan Ikbal Nabawi sebagai ketua.

Pembukaan MU Orsen-V menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi dalam membangun santri yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak, memiliki keterampilan, mampu berbahasa, sportif, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Dari Panca Karsa menuju Panca Daya, dari Panca Daya menuju Tri Karya: Santri PonpesMU, Siap Kuliah, Siap Kerja, Siap Dakwah. (Sofyan)


Baca juga: SMPN 4 Polokarto Gelar Karnaval Kreativitas Peduli Lingkungan dari Limbah Plastik


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top