MPLS Sekolah Rakyat Sukoharjo Bersama Danar Superhero Gatutkaca, Siswa Diajak Santun, Stop Bullying, dan Kenali Wisata Daerah

Print Friendly and PDF

Agus Widarnarko, S.E., (Danar Superhero Gatutkaca) sebagai narasumber saat mendongeng.


MPLS Sekolah Rakyat Sukoharjo Bersama Danar Superhero Gatutkaca, Siswa Diajak Santun, Stop Bullying, dan Kenali Wisata Daerah

SUKOHARJO - majalahlarise.com - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sukoharjo berlangsung edukatif dan menyenangkan. Para siswa jenjang SD mendapatkan pembekalan mengenai sopan santun, literasi, pencegahan bullying, bahaya jajanan berisiko, hingga pengenalan destinasi wisata Kabupaten Sukoharjo melalui kegiatan mendongeng.

Kegiatan yang berlangsung Selasa (18/8/2026) pukul 09.30–11.30 WIB di Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sukoharjo, Gabahan, Jombor, Kecamatan Bendosari, tersebut menghadirkan Tim Literasi Gatutkaca Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan bersama tim literasi dengan menghadirkan Agus Widarnarko, S.E., (Danar Superhero Gatutkaca) sebagai narasumber.

Melalui metode dongeng wisata, para siswa diajak belajar dengan cara yang dekat dengan dunia anak. Tokoh Gatutkaca digunakan sebagai bagian dari penyampaian pesan mengenai pentingnya memiliki adab, bersikap sopan dan santun, menghargai teman, serta menghindari tindakan bullying di lingkungan sekolah.

Selain pendidikan karakter, siswa juga dikenalkan dengan potensi wisata yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Informasi mengenai destinasi wisata tersebut disampaikan secara ringan agar siswa memiliki pengetahuan mengenai daerahnya sendiri sekaligus tumbuh rasa bangga terhadap potensi wisata lokal.


Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sukoharjo, Subkhi Widiyatmoko, S.Pd., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran tim dari Disporapar memberikan pengalaman berbeda bagi siswa karena pembelajaran dikemas dalam bentuk hiburan sekaligus edukasi.

“Kami senang sekali anak-anak SD mendapatkan hiburan dan semangat dari kakak-kakak super hero dari Disporapar. Selain mendapatkan pengetahuan tentang adab sopan santun dan stop bullying, mereka juga mendapatkan informasi tentang wisata di Sukoharjo,” ujar Subkhi.

Subkhi menambahkan, pengenalan destinasi wisata kepada siswa menjadi bagian menarik karena para peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari berbagai wilayah di kawasan Surakarta. Karena itu, pihak sekolah berencana mengajak siswa mengunjungi sejumlah lokasi wisata di Sukoharjo ketika memasuki masa liburan.

“Kami akan mengajak wisata ke lokasi Sukoharjo jika nanti liburan. Mereka datang dari wilayah yang jauh dan dari berbagai daerah di sekitar Surakarta, sehingga kami ingin mereka juga mengenal wisata Sukoharjo,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa antara lain dikenalkan dengan destinasi wisata Batu Seribu serta sejumlah objek wisata yang berada di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya. Penyampaian materi melalui dongeng diharapkan membuat pesan pendidikan karakter dan pengenalan wisata lebih mudah diterima anak-anak.

Kegiatan MPLS ini sekaligus menjadi ruang bagi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sukoharjo untuk memperkenalkan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan menyenangkan. Pesan untuk menjaga sopan santun, menghormati sesama, menghentikan bullying, serta memilih jajanan yang aman diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kolaborasi sekolah dengan Tim Literasi Gatutkaca Disporapar Sukoharjo, kegiatan MPLS tidak sekadar menjadi pengenalan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun karakter siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap potensi wisata daerah sejak usia dini. (Sofyan)


Baca juga: Kostum Jadul dan Aksi Teatrikal Suradi “Gentong” Pecahkan Gelak Tawa di Malam Tirakatan HUT RI Ke-81


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top