Monev KKN Univet Bantara 2026 di Manyaran, Program Mahasiswa Berjalan Memuaskan

Print Friendly and PDF

Tim monev KKN Univet Bantara saat berdiskusi dengan mahasiswa KKN Kelompok 06 Desa Gunungan.


Monev KKN Univet Bantara 2026 di Manyaran, Program Mahasiswa Berjalan Memuaskan

WONOGIRI - majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memantau pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN sekaligus mengevaluasi hasil pengabdian yang telah berjalan di tengah masyarakat.

Kegiatan Monev melibatkan jajaran pimpinan dan tim KKN Univet Bantara. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Univet Bantara menugaskan Dekan Fakultas Teknik Ir. Hendramawat Aski Safarizki, ST, MT, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Novian Wely Asmoro, STP, M.Sc, serta Ketua KKN Ainur Komariah, ST, M.Sc. Turut bertugas Andhika Ayu Wulandari, S.Si., M.Pd selaku Bendahara KKN, Dewi Puspito Sari, M.K.M dari Seksi Ekspedisi dan Pembekalan, serta Ivan Prapanca W, M.Pd dari Seksi Dokumentasi dan Publikasi.

Ketua KKN Univet Bantara, Ainur Komariah, ST, M.Sc, menjelaskan monitoring dan evaluasi bertujuan mengetahui perkembangan pelaksanaan program kerja mahasiswa, termasuk kegiatan yang telah terlaksana, kendala yang dihadapi, efektivitas program, serta program yang masih harus diselesaikan.

Berdasarkan hasil diskusi dengan mahasiswa, Ainur menilai pelaksanaan sejumlah program kerja KKN telah berjalan cukup memuaskan. Meski demikian, mahasiswa juga menghadapi situasi di desa dan kecamatan yang saat ini disibukkan dengan berbagai kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.


"Sejumlah program telah dilaksanakan mahasiswa, di antaranya sosialisasi anti-bullying, pelatihan pembuatan sabun, serta sosialisasi pencegahan pelecehan seksual bagi remaja dan anak-anak sekolah," terangnya.

Ainur berharap mahasiswa dapat memaksimalkan waktu pelaksanaan KKN yang masih tersedia hingga 15 September 2026. Seluruh program kerja yang telah direncanakan diharapkan dapat dituntaskan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sampai batas waktu yang telah ditentukan semoga semua program kerja sudah selesai semuanya,” pungkas Ainur.

Sementara itu, Ketua Kelompok 06 Desa Gunungan, Mustika Nur Aisyah, turut memperkenalkan sejumlah produk inovatif dalam expo KKN yang di Kantor Kecamatan Manyaran. Beragam karya dipamerkan, mulai dari mineral block, inovasi briket, produk literasi keuangan untuk anak-anak SD, hingga produk UMKM seperti tempe, tempe daun, pisang, serta berbagai hasil inovasi lainnya.

Mustika berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan dan mengembangkan berbagai produk hasil inovasi mahasiswa agar lebih dikenal masyarakat.

“Harapan dengan expo ini, semoga produk-produk kita bisa dikeluarkan dan lebih dikenal. Kami juga ingin memberikan hasil terbaik karena membuat stand ini membutuhkan effort yang sangat besar. Satu malam kami bekerja untuk menyiapkannya,” ungkapnya. (Sofyan)


Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top