Astrid Widayani Apresiasi TMMD Sengkuyung III, Penataan Kampung Makam Bergolo Beri Manfaat Nyata

Print Friendly and PDF

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menghadiri upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 22 Surakarta, Kamis (13/8/2026).


Astrid Widayani Apresiasi TMMD Sengkuyung III, Penataan Kampung Makam Bergolo Beri Manfaat Nyata

SURAKARTA – majalahlarise.com – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menghadiri upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 22 Surakarta, Kamis (13/8/2026). Usai upacara, Astrid meninjau langsung hasil pembangunan di Kampung Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan.

Dalam peninjauan tersebut, Astrid melihat hasil penataan kawasan yang dikerjakan selama pelaksanaan TMMD sekaligus menyaksikan manfaat pembangunan bagi masyarakat. Ia mengapresiasi program TMMD yang dinilai tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan warga.

“Alhamdulillah, kami mengikuti prosesnya sejak awal hingga selesai. Kami cukup terkesan karena pembangunan yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan saluran air atau drainase, tetapi juga memberikan manfaat lain bagi masyarakat. Bahkan ada rumah warga yang direvitalisasi sehingga menjadi lebih layak untuk dihuni,” ujar Astrid.

Menurut Astrid, proses penataan kawasan di Kampung Makam Bergolo menghadapi sejumlah tantangan. Kondisi kawasan yang berada di sekitar bantaran sungai serta keberadaan sejumlah bangunan warga membutuhkan komunikasi dan pendekatan yang tepat.

“Memang tantangannya cukup besar di awal, terutama saat proses perapian kawasan. Ada beberapa bangunan yang posisinya berada di bantaran sungai. Namun, kami melakukan sosialisasi dan pendekatan secara humanis kepada masyarakat. Alhamdulillah, masyarakat bisa memahami dan menerima penataan tersebut,” katanya.

Astrid juga menyoroti pembangunan saluran air yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek pemeliharaan. Saluran dengan lebar sekitar dua meter tersebut ditutup dan bagian atasnya dimanfaatkan, tetapi tetap dilengkapi bak kontrol di sejumlah titik.

“Jadi bukan berarti setelah ditutup kemudian tidak bisa diakses lagi. Kami tetap berpikir ke depan. Di beberapa titik dibuat bak kontrol, sehingga apabila nantinya diperlukan pembersihan atau pemeliharaan, akses tetap tersedia,” jelasnya.

Ia berharap hasil pembangunan TMMD tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi dapat dirawat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Harapannya pembangunan ini bisa berkelanjutan, benar-benar bisa dirawat dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Atas nama Pemerintah Kota Surakarta, kami menyampaikan terima kasih atas program ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Astrid.

TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, di Kampung Makam Bergolo RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan.

Sasaran fisik program meliputi perbaikan saluran air menggunakan konstruksi cor beton bertulang serta pavingisasi sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter. Berdasarkan laporan pelaksanaan, pekerjaan tersebut telah rampung 100 persen.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penanaman nilai-nilai Pancasila, pencegahan penyalahgunaan narkoba, keluarga berencana dan stunting, mitigasi bencana kebakaran, pengelolaan sampah, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Upacara penutupan diikuti jajaran Forkopimda, anggota TNI-Polri, unsur Pemerintah Kota Surakarta, Linmas, Dinas Perhubungan, serta sejumlah unsur terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako kepada 10 perwakilan warga di sekitar lokasi TMMD.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro. Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi atas sinergi, kerja keras, dan gotong royong pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat selama pelaksanaan TMMD.

Pangdam juga berpesan agar hasil pembangunan yang telah dicapai dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa manfaat yang panjang.

“Seluruh hasil yang telah dicapai tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan Dandim.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung III di Serengan menjadi wujud kolaborasi TNI, Pemerintah Kota Surakarta, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan, infrastruktur, serta kesejahteraan warga. Program tersebut sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun kawasan perkotaan yang lebih tertata dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Mas Is/ Sofyan)


Baca juga: Tim PISN FSRD ISI Surakarta Serahkan Bantuan Aset untuk Pelestarian Wayang Kulit


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top