UNISRI Perkuat Peran Ibu sebagai Garda Terdepan Literasi Keluarga di Era Digital

Print Friendly and PDF

Dr. Ch. Evy Tri Widyahening memberikan pelatihan literasi keluarga kepada ibu-ibu PKK Kelurahan Jebres di Pendapa Kelurahan Jebres.


UNISRI Perkuat Peran Ibu sebagai Garda Terdepan Literasi Keluarga di Era Digital

Solo - majalahlarise.com – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta terus memperkuat peran keluarga dalam membangun budaya literasi sejak usia dini melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Optimalisasi Peran Ibu dalam Penguatan Literasi Anak Melalui Media Cerita Anak Berbahasa Inggris.” Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Pendapa Kelurahan Jebres ini diikuti 30 ibu-ibu PKK Kelurahan Jebres dengan antusias.

Pelatihan merupakan hasil kolaborasi antara UNISRI Surakarta dan PKK Kelurahan Jebres sebagai upaya menjawab tantangan rendahnya budaya membaca di lingkungan keluarga sekaligus meningkatkan pengenalan bahasa Inggris kepada anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, para ibu dibekali keterampilan mendampingi anak belajar dengan cara yang menyenangkan melalui kegiatan membaca nyaring (read aloud) dan mendongeng interaktif.

Kegiatan dibuka oleh Lurah Jebres, Renyta Ina Wijaya, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia menjelaskan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan membaca anak sejak dini.


"Kebiasaan membaca tidak bisa tumbuh hanya dari sekolah. Peran ibu di rumah sangat menentukan," ujarnya.

Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNISRI, Dr. Ch. Evy Tri Widyahening, S.S., M.Hum, selaku narasumber utama menjelaskan masih banyak ibu yang memiliki keinginan membacakan cerita berbahasa Inggris kepada anak, tetapi terkendala rasa kurang percaya diri dalam pengucapan.

"Banyak ibu yang sebenarnya ingin membacakan cerita berbahasa Inggris untuk anak, tetapi merasa tidak percaya diri dengan pelafalan. Padahal, dengan teknik storytelling yang tepat, ibu bisa menjadi guru pertama yang menyenangkan bagi anak," jelasnya.

Materi pelatihan disampaikan secara bertahap mulai dari penguatan pemahaman tentang pentingnya literasi keluarga, teknik read aloud, mendongeng interaktif, hingga pengenalan kosakata dasar bahasa Inggris yang umum ditemukan dalam buku cerita anak. Setelah memperoleh materi, peserta langsung mempraktikkan teknik mendongeng menggunakan buku cerita anak berbahasa Inggris yang telah disiapkan tim pengabdian.

Selama sesi praktik, para peserta mendapat pendampingan dari dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNISRI, Mutiara Permata Sari dan Anindita Annindya Meka Meilani. Keduanya membantu peserta dalam pelafalan, intonasi, ekspresi, serta penyampaian cerita agar lebih menarik bagi anak.

Suasana pelatihan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat. Para ibu bergiliran tampil di depan peserta lain untuk mempraktikkan teknik mendongeng dalam bahasa Inggris. Gelak tawa dan tepuk tangan mewarnai setiap penampilan, mencerminkan meningkatnya rasa percaya diri peserta selama mengikuti pelatihan.

Melalui kegiatan pengabdian ini, UNISRI berharap para ibu mampu menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan budaya literasi keluarga sekaligus mengenalkan bahasa Inggris kepada anak secara alami melalui kegiatan membaca dan bercerita di rumah. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membangun minat baca, mempererat hubungan orang tua dan anak, serta mempersiapkan generasi muda yang lebih adaptif menghadapi tantangan era digital. (Sofyan)


Baca juga: Koyem, S.Pd, M.Si Kembali Pimpin SMA Veteran 1 Sukoharjo Periode 2026–2030, Siap Perkuat Karakter dan Keterampilan Siswa




Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top