Koyem, S.Pd, M.Si Kembali Pimpin SMA Veteran 1 Sukoharjo Periode 2026–2030, Siap Perkuat Karakter dan Keterampilan Siswa

Print Friendly and PDF

Penyerahan SK dilakukan oleh Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM kepada Koyem, S.Pd, M.Si.


Koyem, S.Pd, M.Si Kembali Pimpin SMA Veteran 1 Sukoharjo Periode 2026–2030, Siap Perkuat Karakter dan Keterampilan Siswa

Solo - majalahlarise.com - SMA Veteran 1 Sukoharjo resmi memasuki babak baru dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Kepala Sekolah periode 2026–2030 kepada Koyem, S.Pd., M.Si. Penyerahan SK dilakukan oleh Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM di Aula SMA Veteran 1 Sukoharjo, Selasa (7/7/2026). Pengangkatan kembali Bu Koyem untuk periode kedua menjadi bentuk kepercayaan atas keberhasilannya membawa sekolah berkembang dalam bidang akademik, karakter, maupun peningkatan jumlah peserta didik.

Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM mengungkapkan, perjalanan SMA Veteran 1 Sukoharjo tidak selalu mudah. Saat awal kepemimpinan Bu Koyem, jumlah peserta didik sempat mengalami penurunan hingga sekitar 164 siswa. Kondisi tersebut mendorong sekolah melakukan berbagai inovasi agar mampu bersaing dengan sekolah negeri, di antaranya memperkuat pembelajaran komputer, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, tata busana, serta pengembangan kompetensi tata rias.

"Keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga karakter, etika, sikap, dan keterampilan peserta didik. Itulah yang menjadi kekuatan SMA Veteran 1 Sukoharjo hingga kini semakin dipercaya masyarakat," ujar Bambang Margono.

Koyem, S.Pd, M.Pd saat foto bersama Pimpinan beserta Pengurus YPPP Veteran Sukoharjo.


Ia menambahkan, suasana sekolah yang nyaman serta hubungan harmonis antara kepala sekolah, guru, dan siswa telah meningkatkan kepercayaan masyarakat. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya peserta didik yang berasal dari berbagai daerah seperti Wonogiri, Klaten, Karanganyar, hingga Boyolali. Bahkan, sejumlah siswa memilih pindah dari sekolah favorit karena merasa lebih nyaman menempuh pendidikan di SMA Veteran 1 Sukoharjo.

Bambang juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan terus menjaga kekompakan dalam membangun sekolah. Menurutnya, profesi pendidik merupakan bentuk pengabdian mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia juga mengapresiasi keberhasilan sekolah memperoleh bantuan revitalisasi senilai Rp1,8 miliar sebagai modal pengembangan sarana pendidikan.

Apresiasi juga datang dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah. Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Edi Purwanto, SE, MM menilai kepemimpinan Bu Koyem telah membawa perubahan positif, mulai dari peningkatan prestasi peserta didik di tingkat kabupaten hingga internasional, bertambahnya jumlah siswa baru, meningkatnya lulusan yang diterima di perguruan tinggi, hingga terjalinnya komunikasi yang harmonis antara sekolah, yayasan, dan Cabang Dinas Pendidikan.

"Kami merasakan betul Ibu Koyem menjadi kepala sekolah yang hebat. Beliau memiliki kemampuan manajerial, dedikasi, dan komunikasi yang luar biasa. Kami berharap pada periode kedua ini SMA Veteran 1 Sukoharjo semakin maju. Tetap istiqomah, terus membangun komunikasi dengan yayasan, guru, orang tua, dan peserta didik agar sekolah ini menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo, Koyem, S.Pd., M.Si., mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, alumni, dan masyarakat untuk terus bergotong royong memajukan sekolah. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya serta mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak.

Koyem, S.Pd, M.Si saat foto bersama guru dan karyawan SMA Veteran 1 Sukoharjo.


"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semuanya. Mari bersama-sama memajukan SMA Veteran agar menjadi sekolah yang semakin baik dan berjaya," ujarnya.

Menurut Bu Koyem, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda. Ia mengingatkan peserta didik agar tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga menjunjung tinggi adab, etika, disiplin, serta menghormati orang tua dan guru.

"Tidak usah pintar nomor satu. Adab dan etika itu yang paling utama. Orang yang disiplin dan memiliki karakter baik akan lebih mudah meraih kesuksesan," tegasnya.

Untuk meningkatkan daya saing lulusan, SMA Veteran 1 Sukoharjo terus mengembangkan berbagai program unggulan, seperti penguatan Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), serta kerja sama dengan LPK dan dunia industri. Program tersebut telah membuka peluang bagi lulusan untuk bekerja di dalam maupun luar negeri sekaligus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Selain itu, sekolah juga memperluas kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari tata rias, menjahit, broadcasting, jurnalistik, perfilman, tari, hingga berbagai pengembangan bakat lainnya. Bu Koyem berharap setiap siswa memiliki keterampilan yang menjadi bekal hidup setelah lulus.

"Anak-anak harus memiliki keterampilan. Selain ilmu akademik, mereka juga dibekali bahasa asing dan berbagai kompetensi agar siap bekerja maupun kuliah," jelasnya.

Menutup sambutannya, Bu Koyem mengajak seluruh alumni, orang tua, dan masyarakat ikut mempromosikan SMA Veteran 1 Sukoharjo agar semakin dikenal luas. Seiring meningkatnya jumlah peserta didik, sekolah juga menyiapkan rencana penambahan ruang kelas untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.

"SMA Veteran harus terus digaungkan dan diviralkan. Mari kita bersama-sama membesarkan sekolah ini agar semakin maju, unggul, dan menjadi kebanggaan masyarakat," pungkasnya. (Sofyan)


Baca juga: Mahasiswa DKV ISI Surakarta Tri Yulianti Masuk 100 Wirausaha Pemuda Kabupaten Tegal 2026 Lewat Usaha Seikat Kasih


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top