Peringati Hari Anak Nasional, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Gelar Senam Anak Hebat dan Forum Aspirasi Siswa

Print Friendly and PDF

Para siswa bergerak bersama dalam senam yang bertujuan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.


Peringati Hari Anak Nasional, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Gelar Senam Anak Hebat dan Forum Aspirasi Siswa

SOLO - majalahlarise.com – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan menggelar kegiatan bertajuk Peringati Hari Anak Nasional dengan Senam Anak Hebat, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut Surat Edaran Nomor 93 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dalam rangka Hari Anak Nasional sekaligus menghadirkan pembelajaran yang sehat, menyenangkan, dan berpusat pada anak.

Ratusan siswa mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi yang diawali dengan mengaji bersama pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti Senam Sehat Ceria di halaman sekolah pada pukul 07.30 WIB. Suasana penuh semangat tampak mewarnai kegiatan ketika para siswa bergerak bersama dalam senam yang bertujuan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.

Usai senam, setiap kelas melaksanakan berbagai permainan tradisional dengan membawa perlengkapan permainan dari rumah. Beragam permainan seperti bekel, lompat tali, gobak sodor, engklek, hingga dakon dimainkan di dalam maupun sekitar kelas. Seluruh aktivitas didokumentasikan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran yang menyenangkan sekaligus upaya melestarikan permainan tradisional Indonesia di kalangan generasi muda.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Sri Sayekti melalui Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, Sri Martono Lanjarsari, menjelaskan kegiatan ditutup dengan Forum Kotak Suara Anak. Dalam forum tersebut, setiap siswa diberi kesempatan menuliskan aspirasi, harapan, maupun pendapat mengenai berbagai hal yang mereka alami di lingkungan sekolah pada lembar post-it untuk kemudian ditempel di mading kelas.

"Selanjutnya, seluruh aspirasi ditempel di mading kelas sebagai bentuk partisipasi aktif anak dalam mewujudkan sekolah yang ramah anak," ujar Sri Martono.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menghadirkan lingkungan belajar yang sehat, menyenangkan, sekaligus memberikan ruang kepada anak agar berani menyampaikan pendapat.

"Anak-anak perlu diberi kesempatan untuk bergerak, bermain, belajar, dan didengar suaranya," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kelas Imam Priyanto mengatakan kegiatan Hari Anak Nasional sejalan dengan komitmen sekolah dalam mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid. Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang mampu mengembangkan karakter, kemampuan bersosialisasi, serta keberanian menyampaikan ide secara santun.

"Peringatan Hari Anak Nasional kami kemas menjadi pengalaman belajar yang menggembirakan. Anak-anak sehat melalui senam, belajar nilai kebersamaan melalui permainan tradisional, dan berlatih menyampaikan aspirasi melalui Forum Kotak Suara Anak. Ini menjadi bagian dari ikhtiar sekolah yang telah berusia 91 tahun dalam membangun budaya sekolah yang ramah anak, berkeunggulan, dan berkemajuan," kata Imam Priyanto.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta tidak hanya memperingati Hari Anak Nasional secara seremonial, tetapi juga menghadirkan ruang belajar yang aktif, menyenangkan, dan memberi kesempatan kepada setiap anak untuk tumbuh sehat, kreatif, serta berani menyampaikan gagasannya sebagai bagian dari budaya sekolah ramah anak. (Sofyan)


Baca juga: SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Sambut Riset UPI Bandung, Perkuat Pionir Pembelajaran AI


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top