Mahasiswa DKV ISI Surakarta Rancang Desain Publikasi Launching Buku "Dari Piring Nusantara ke Tubuh Kita" Saat Magang di PT Guru Bumi

Print Friendly and PDF

Mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta, Fanesya Chlaudya Damara, mengikuti Program Mahasiswa Berdampak (ProMaDam) skema magang di PT Guru Bumi, Yogyakarta, dengan fokus pada desain grafis dan pengelolaan konten media sosial.


Mahasiswa DKV ISI Surakarta Rancang Desain Publikasi Launching Buku "Dari Piring Nusantara ke Tubuh Kita" Saat Magang di PT Guru Bumi

Yogyakarta - majalahlarise.com - Program Mahasiswa Berdampak (ProMaDam) FSRD ISI Surakarta memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi profesional melalui pengalaman kerja di dunia industri. Salah satunya diwujudkan oleh mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta angkatan 2023, Fanesya Chlaudya Damara, yang menjalani skema magang di PT Guru Bumi, Yogyakarta.

Selama mengikuti program magang, Fanesya ditempatkan pada Divisi Desain Grafis dengan spesialisasi pengelolaan konten media sosial. Ia memperoleh kesempatan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas komunikasi visual perusahaan, termasuk mendukung penyelenggaraan acara peluncuran buku "Dari Piring Nusantara ke Tubuh Kita": Pasar Pangan Lokal & Bincang Buku yang digelar di Solusi Buku, Yogyakarta.

Kegiatan tersebut menjadi momentum peluncuran buku terbaru terbitan Guru Bumi sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengenal, mengapresiasi, dan melestarikan pangan lokal Indonesia. Dalam kegiatan itu, Fanesya bertugas sebagai bagian dari tim dokumentasi yang mengabadikan jalannya acara sekaligus merancang desain after report untuk kebutuhan publikasi media sosial Guru Bumi.

Desain yang disusunnya dirancang untuk merangkum seluruh rangkaian kegiatan secara informatif dengan tetap menjaga konsistensi identitas visual perusahaan pada setiap kanal komunikasi digital. Pengalaman tersebut memperkaya kemampuan Fanesya dalam memproduksi konten visual yang tidak hanya mengedepankan estetika, tetapi juga strategi komunikasi, penyusunan narasi visual, serta pengelolaan dokumentasi digital.

Mentor magang di PT Guru Bumi, Afsha Nugie Algiyanie, mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama mengikuti Program Mahasiswa Berdampak. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam proyek-proyek nyata menjadi bekal penting untuk memasuki dunia profesional.

"Mahasiswa memperoleh pengalaman profesional yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas. Keterlibatan dalam proyek nyata membuat mereka memahami kebutuhan industri sekaligus meningkatkan kemampuan bekerja secara kolaboratif," ujar Afsha.

Dosen pembimbing, Asmoro Nurhadi Panindias, menjelaskan program magang menjadi media pembelajaran yang mampu menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik industri kreatif.

"Program Mahasiswa Berdampak FSRD ISI Surakarta Tahun 2026 memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik di industri. Melalui keterlibatan dalam proyek dokumentasi, pengelolaan media sosial, hingga perancangan desain publikasi, mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, serta memahami kebutuhan industri kreatif secara lebih komprehensif," jelas Asmoro dalam rilis yang diterima.

Sementara itu, Fanesya Chlaudya Damara mengungkapkan pengalaman menyusun publikasi selama magang menjadi bagian penting dalam mendokumentasikan capaian kegiatan sekaligus mengembangkan kompetensi sebagai mahasiswa DKV.

"Melalui Program Mahasiswa Berdampak skema magang di PT Guru Bumi, saya memperoleh pengalaman profesional yang relevan dengan bidang Desain Komunikasi Visual. Keterlibatan dalam peluncuran buku dan pengelolaan publikasi media sosial menjadi implementasi kompetensi desain komunikasi visual untuk mendukung penyebaran informasi, edukasi, serta pelestarian budaya pangan lokal kepada masyarakat," ungkap Fanesya.

Program Mahasiswa Berdampak (ProMaDam) FSRD ISI Surakarta diharapkan terus menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja sekaligus mampu menghasilkan karya yang memberi dampak positif bagi masyarakat. (Sofyan)


Baca juga: Pelatihan Teknologi Desa Gunungan Kecamatan Manyaran Wonogiri Bekali Aparatur Kuasai Digitalisasi dan Publikasi Desa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top