Grup Riset Linguistik Indonesia FIB UNS Gelar Pelatihan Berorganisasi dan Komunikasi Dakwah bagi Remaja Masjid Al Furqon Karanganyar

Print Friendly and PDF

Pelatihan Berorganisasi dan Keterampilan Berkomunikasi dalam Dakwah bagi Remaja Islam Masjid Al Furqon Karanganyar.


Grup Riset Linguistik Indonesia FIB UNS Gelar Pelatihan Berorganisasi dan Komunikasi Dakwah bagi Remaja Masjid Al Furqon Karanganyar

SOLO - majalahlarise.com - Grup Riset Linguistik Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS menggelar kegiatan Pelatihan Berorganisasi dan Keterampilan Berkomunikasi dalam Dakwah bagi Remaja Islam Masjid Al Furqon Karanganyar. Kegiatan yang menjadi rangkaian program pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan pada Minggu (28/6/2026) di Rumah Makan SFA, Jaten, Karanganyar.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Remaja Islam Masjid Al Furqon yang belum lama terbentuk. Salah satu persoalan yang dihadapi adalah masih terbatasnya kemampuan anggota dalam mengelola organisasi serta keterampilan berkomunikasi dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja.

Selain penguatan organisasi, pelatihan juga difokuskan pada peningkatan kemampuan berbicara di depan umum, menyusun materi ceramah secara sistematis, serta menyampaikan pesan keagamaan secara menarik, runtut, dan sesuai dengan karakter audiens sebaya. Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan yang menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Dr. Henry Yustanto dan Dr. Miftah Nugroho, M.Hum.

Dalam paparannya, Dr. Henry Yustanto menjelaskan pentingnya perencanaan dalam menjalankan organisasi agar seluruh program dapat berjalan secara efektif dan efisien. 

"Berorganisasi yang efisien adalah pelaksanaan kerja yang terencana dengan baik. Perencanaan mencakup masalah waktu, tenaga pelaksana, dan waktu penyelesaian pekerjaan. Dengan perencanaan, kita mengetahui hal-hal yang harus dilakukan dan kapan pekerjaan dapat diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Perencanaan menjadi pedoman dan beban tugas yang dapat dikerjakan bersama anggota organisasi lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Dr. Miftah Nugroho, M.Hum menjelaskan kemampuan komunikasi menjadi modal penting dalam kegiatan dakwah. Menurutnya, pesan dakwah akan tersampaikan secara efektif apabila didukung pemahaman komunikasi yang baik. 

"Pemahaman dasar komunikasi sangat penting dalam berinteraksi di depan publik. Melalui dakwah, berbagai informasi harus tersampaikan dengan baik sehingga dibutuhkan komunikasi yang efektif. Komunikasi melibatkan komunikator dan komunikan dengan sarana untuk menyampaikan pesan dakwah. Maka belajar komunikasi itu penting nggih," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Grup Riset Linguistik Indonesia FIB UNS berharap para peserta memiliki dasar dan pondasi yang kuat dalam berorganisasi serta mampu menerapkan keterampilan komunikasi secara efektif dalam berbagai kegiatan dakwah di lingkungan masjid. Diharapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata sehingga para remaja mampu menjadi generasi yang religius, berkarakter, dan berperan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.(Sofyan)


Baca juga: FIB UNS Gelar Pelatihan Pembuatan Jumputan di Gunungkidul, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top