Wisuda Sekolah Lansia Salimah Sukoharjo, 17 Lansia Gayamsari Terima Penghargaan

Print Friendly and PDF

Para lansia yang diwisuda saat foto bersama pengurus PD Salimah Sukoharjo.


Wisuda Sekolah Lansia PD Salimah Sukoharjo, 17 Lansia Gayamsari Terima Penghargaan

Sukoharjo - majalahlarise.com - Persaudaraan Muslimah (Salimah) Daerah (PD) Salimah Sukoharjo menggelar wisuda perdana Sekolah Lansia Salimah (Salsa) bagi 17 muslimah lansia dari Posyandu Lansia Ngudi Waras Gayamsari, Kelurahan Gayam, Sukoharjo. Kegiatan dikemas dalam agenda rihlah dan wisuda yang berlangsung di Rumah Makan Watergong, Klaten.

Program Salsa menjadi bentuk pembinaan rutin yang dilakukan PD Salimah Sukoharjo kepada para lansia muslimah agar tetap sehat, aktif, bahagia, dan mandiri. Kelompok Salsa Ngudi Waras Gayamsari tercatat sebagai kelas binaan pertama sekaligus angkatan pertama yang mengikuti prosesi wisuda.

Keceriaan para peserta sudah terlihat sejak keberangkatan menuju lokasi kegiatan. Para lansia bersama pengurus PD Salimah Sukoharjo menaiki sepur kelinci menuju Rumah Makan Watergong. Suasana penuh canda dan tawa membuat perjalanan terasa semakin menyenangkan bagi para peserta lansia.

Sesampainya di lokasi, kegiatan diawali dengan senam bersama dan outbond ringan. Aktivitas tersebut digelar untuk membangun suasana bahagia dan mempererat kebersamaan antar peserta sebelum memasuki prosesi wisuda.

Para lansia saat mengikuti outbond.


Acara formal dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan peserta lansia, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah. Selanjutnya, Wakil Ketua PD Salimah Sukoharjo, Weni Kurniawati, S.Pd membacakan surat keputusan kelulusan peserta Salsa.

Prosesi wisuda dipimpin langsung Ketua PD Salimah Sukoharjo, Titik Haryanti, S.K.M., M.P.H dengan membacakan teks pelantikan wisuda. Satu per satu peserta menerima medali dan sertifikat sebagai tanda kelulusan setelah mengikuti pembinaan dalam kelas Salsa.

Suasana haru dan bangga semakin terasa saat seluruh peserta menyanyikan Mars Lansia. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan kegiatan oleh Ketua Panitia Septini Mingki, S.Kep serta pidato wisudawati oleh penerima penghargaan lansia teraktif, Suprih Ambar.

“Kami sangat berterima kasih kepada Salimah yang sudah mengadakan kelas Salsa untuk kami para lansia. Kelas ini sangat bermanfaat dan harapannya ke depan kelas bisa terus berlanjut dan berjalan,” ujar Suprih Ambar penuh semangat.

Dalam sambutannya, Titik Haryanti, S.K.M., M.P.H memberikan apresiasi kepada para peserta yang tetap memiliki semangat belajar tinggi meski usia terus bertambah. Menurutnya, wisuda tersebut menjadi bukti belajar tidak mengenal batas usia.

“Ibu-ibu yang hebat dan menginspirasi, wisuda hari ini bukan sekadar menerima sertifikat atau kalung wisuda. Hari ini menjadi bukti ibu-ibu telah menepis anggapan belajar hanya milik usia muda. Ibu-ibu membuktikan semangat menuntut ilmu tetap menyala meski usia terus bertambah,” tuturnya.

Penasihat Posyandu Ngudi Waras Gayamsari, Shodiqul Amin, S.Pd turut memberikan apresiasi terhadap program Salsa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana syiar sekaligus wadah pembelajaran bagi para lansia.

“Salimah sedang bersyi’ar melalui Salsa ini. Program ini memberikan fasilitas kepada para lansia agar terus belajar sesuai slogan ‘Salimah bersama Lansia agar Lansia Sehat, Bahagia dan Mandiri’,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada peserta lansia paling senior serta apresiasi bagi peserta outbond. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama dalam suasana hangat penuh kekeluargaan. (Sofyan)


Baca juga: Semarak Milad ke-94, Pemuda Muhammadiyah Surakarta Tanam 94 Pohon di Bantaran Bengawan Solo


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top