UNISRI dan BEI Jateng 2 Edukasi Literasi Keuangan Siswa SMA Muhammadiyah 1 Sragen tentang Investasi Aman dan Bahaya Scam Online

Print Friendly and PDF



UNISRI dan BEI Jateng 2 Edukasi Literasi Keuangan Siswa SMA Muhammadiyah 1 Sragen tentang Investasi Aman dan Bahaya Scam Online

Solo - majalahlarise.com - Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Slamet Riyadi melalui Galeri Investasi UNISRI berkolaborasi dengan PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 2 menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi siswa SMA Muhammadiyah 1 Sragen, Sabtu (17/5). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran siswa terhadap risiko digital finansial yang marak terjadi.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi pengenalan ciri-ciri scam online, investasi ilegal atau bodong, serta judi online atau judol. Para siswa juga diberikan kiat praktis agar tidak terjebak dalam berbagai praktik penipuan digital yang saat ini banyak menyasar generasi muda.

Rina Susanti selaku dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNISRI sekaligus Kepala Galeri Investasi UNISRI memaparkan siswa SMA sebagai bagian dari generasi Z merupakan digital native yang sangat dekat dengan teknologi. Tingginya paparan terhadap platform digital membuat kelompok ini rentan menjadi target kejahatan siber dan penipuan keuangan.

“Edukasi ini penting dilakukan sejak dini untuk membangun literasi keuangan yang kuat. Harapannya siswa mampu mengenali modus penipuan, memahami risiko, dan tidak mudah tergiur tawaran investasi yang tidak masuk akal,” ujar Rina Susanti.

Setelah sesi pemaparan mengenai bahaya scam online, investasi bodong, dan judol, kegiatan dilanjutkan dengan materi cara berinvestasi yang benar di pasar modal. Materi tersebut disampaikan oleh Ari Seta Kurniawan selaku Deputi Kepala Wilayah PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 2 dan Madiun Raya.

Ari Seta Kurniawan menjelaskan langkah awal berinvestasi saham secara legal dan aman melalui perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK. Ia juga mengingatkan pentingnya memahami profil risiko sebelum memulai investasi.

“Investasi di pasar modal harus dilakukan secara legal melalui perusahaan sekuritas yang resmi dan diawasi OJK. Pemahaman mengenai profil risiko juga penting agar investor pemula dapat mengambil keputusan dengan bijak,” jelasnya.

Sebagai bentuk praktik langsung, siswa diajarkan simulasi transaksi saham menggunakan aplikasi IDX Mobile. Melalui simulasi tersebut, siswa dapat memahami mekanisme jual beli saham tanpa harus menghadapi risiko keuangan secara nyata.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Sragen Mualim Toha Wahyudi, S.Pd.I. mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan otoritas pasar modal dapat terus berlanjut guna memperkuat pemahaman literasi keuangan di kalangan pelajar.

Sementara itu, UNISRI melalui Galeri Investasi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan literasi keuangan kepada pelajar maupun masyarakat umum sebagai kontribusi nyata dalam membangun generasi yang cerdas secara finansial dan digital. (Sofyan)


Baca juga: Acha Septriasa Hadir di Politeknik Indonusa Surakarta, Bahas Isu Mental Health Melalui Film Suamiku Lukaku


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top