PCA Nguter Semarakkan Milad Aisyiyah ke-109 dengan Lapak UMKM dan Program Pemberdayaan Ekonomi

Print Friendly and PDF

Lapak UMKM yang digelar saat Pengajian rutin dalam rangka Milad Aisyiyah ke-109.


PCA Nguter Semarakkan Milad Aisyiyah ke-109 dengan Lapak UMKM dan Program Pemberdayaan Ekonomi

SUKOHARJO – majalahlarise.com – Pengajian rutin dalam rangka Milad Aisyiyah ke-109 yang digelar di Gedung Sabdo Palon, Gatak Rejo, Kamis (14/5/2026), berlangsung semarak. Kegiatan yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Aisyiyah Nguter tersebut diramaikan berbagai lapak UMKM, Jimpitan Sembako, Lazismu Nguter, hingga lapak Sandangmu yang dipadati pengunjung sejak pagi hari. Kehadiran lapak-lapak tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah yang hadir dalam pengajian.

Ketua Majelis Ekonomi PCA Nguter, Sugiyati, menyampaikan pemberdayaan ekonomi anggota terus digalakkan melalui kegiatan UMKM dalam setiap pengajian maupun agenda organisasi. Para anggota diberi kesempatan membawa berbagai produk hasil usaha sendiri untuk dipasarkan kepada jamaah. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi keluarga sekaligus membangun semangat kemandirian anggota Aisyiyah.

“Dari Majelis Ekonomi selalu dipacu untuk pemberdayaan dari anggota ke anggota. Salah satunya UMKM ini. Semua diberdayakan dari anggota membawa dagangan-dagangan ini,” tuturnya.

Ibu-ibu saat menggelar dagangan sambil mengikuti pengajian.


Sugiyati menjelaskan produk yang dijual didominasi kuliner buatan anggota sendiri. Selain membantu menambah penghasilan keluarga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana promosi usaha rumahan para ibu. Dalam pelaksanaannya, panitia hanya mengambil infak seikhlasnya guna mendukung kebersihan lokasi kegiatan.

“Paling banyak makanan kuliner, ibu-ibu buat sendiri lalu dibawa sambil pengajian juga. Untuk membantu keluarga,” jelasnya.

Tidak hanya fokus pada penjualan produk, Majelis Ekonomi PCA Nguter juga aktif mengadakan berbagai pelatihan keterampilan usaha bagi anggota. Pelatihan yang telah dilakukan antara lain pembuatan sabun serta pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomis. Hasil pelatihan tersebut kemudian diproduksi dan dipasarkan kembali oleh anggota sebagai bentuk penguatan ekonomi berbasis pemberdayaan. 

“Kemarin pelatihannya membuat sabun dari pemanfaatan minyak jelantah. Kita buat lalu dijual juga untuk pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sugiyati menguraikan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Aisyiyah di wilayah Nguter terus meningkat. Saat ini PCA Nguter memiliki perkembangan ranting yang cukup pesat hingga mencapai 17 ranting. Ia juga menyampaikan kegiatan bazar dan jualan UMKM seperti ini telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari aktivitas rutin organisasi. 

“Alhamdulillah animo masyarakat sangat baik. Nguter sekarang sudah berkembang menjadi 17 ranting dan kegiatan jualan seperti ini memang sudah lama berjalan,” ungkapnya. (Sofyan)


Baca juga: PCA Nguter Gelar Pengajian Milad Aisyiyah ke-109, Seribu Jamaah Padati Gedung Sabdo Palon


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top