Halal Bihalal YPPP Veteran Sukoharjo 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pendidikan

Print Friendly and PDF

Ikrar halal bihalal disampaikan Dr. Singgih Subiyantoro, M.Pd didampingi Rektor Univet Bantara, Kepala SMAS Veteran Sukoharjo, Kepala SMKS Veteran 1 Sukoharjo, Kepala SMKS Veteran Manyaran, Kepala SMPS Veteran Manyaran, Pembina (diwakili Ketua Pembina YPPP Veteran Drs. Bambang Margono, M.M.) didampingi Pengurus (diwakili Ketua Pengurus YPPP 
Veteran : Drs. Sadewo Suharto, M.M.), Pengawas (diwakili Ketua Pengawas 
YPPP Veteran Ir. Slamet Singgih
Purnomojati, M.Si.).

 

Halal Bihalal YPPP Veteran Sukoharjo 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pendidikan

Sukoharjo, majalahlarise.com — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan Veteran (YPPP) Sukoharjo yang digelar pada Senin (6/4/2026) di Auditorium Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti ratusan dosen, guru, karyawan, serta tamu undangan dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan YPPP Veteran Sukoharjo. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar elemen lembaga.

Ketua Pengurus YPPP Veteran Sukoharjo, Sadewo Suharto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, pada pagi hari ini kita bisa bertemu dan bersilaturahmi dalam rangka Halal Bihalal Keluarga Besar YPPP Veteran Sukoharjo. Semoga kita semua diberi keberkahan, kenikmatan, dan kesehatan,” tuturnya.

Penceramah Prof. Dr. Ali Mursyid Wahyu Mulyono dalam tausiahnya menyampaikan halal bihalal.


Ia mengajak seluruh keluarga besar YPPP Veteran untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan saling memaafkan.

“Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Hari ini menjadi waktu terbaik untuk saling memaafkan, menjaga kekompakan, dan bersama-sama memajukan Univet Bantara agar lebih baik,” ujarnya.

Sadewo juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan lembaga yang dinilai semakin membanggakan. Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 490 karyawan yang menjadi bagian dari YPPP Veteran Sukoharjo.

“Ada kurang lebih 490 karyawan di bawah naungan YPPP Veteran. Tanpa sinergi dan kebersamaan, kita tidak akan sebesar ini. Karena itu, kekompakan harus terus dijaga,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan halal bihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat hubungan emosional antarpegawai serta membangun semangat kolektif dalam memajukan lembaga pendidikan.

Sementara itu, penceramah Prof. Dr. Ali Mursyid Wahyu Mulyono dalam tausiahnya menyampaikan halal bihalal memiliki makna lebih dalam dari sekadar tradisi saling berjabat tangan.

“Kita berkumpul bukan hanya untuk saling bermaafan, tetapi juga memperkuat komitmen kebersamaan dalam membangun lembaga pendidikan yang kita cintai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kunci utama kemajuan lembaga di tengah persaingan terletak pada kekuatan internal organisasi.

“Lembaga yang mampu bertahan dan berkembang adalah lembaga yang solid secara internal. Ketika internal kuat, maka akan unggul dalam kompetisi eksternal,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, ia menguraikan lima poin penting, mulai dari puasa sebagai sarana pembentukan karakter, pentingnya saling memaafkan sebagai proses kembali ke kondisi bersih, hingga silaturahmi yang mendorong kolaborasi dan sinergi satu frekuensi.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang terbentuk selama Ramadan seperti disiplin, jujur, sabar, empati, dan integritas perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia kerja.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan suasana penuh keakraban. Momen ini menjadi penguat semangat seluruh keluarga besar YPPP Veteran Sukoharjo untuk terus bergerak bersama, menghadirkan pendidikan yang lebih maju dan berdaya saing. (Sofyan)


Baca juga: Komunitas Wirausaha Yayasan KAWIS Solo Raya Gelar Halal Bihalal dan Sharing Bisnis, Dokter Pilih Jadi Pengusaha Jadi Sorotan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top