Lauching TEFA Vetsa Autocare SMK Veteran 1 Sukoharjo, Produksi Motor dan Mobil Listrik Harga Terjangkau

Print Friendly and PDF

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd secara simbolis memukul gong sebanyak lima kali menandai Launching Teaching Factory (TEFA) Vetsa Autocare.


Lauching TEFA Vetsa Autocare SMK Veteran 1 Sukoharjo, Produksi Motor dan Mobil Listrik Harga Terjangkau

Sukoharjo- majalahlarise.com -Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd secara simbolis memukul gong sebanyak lima kali menandai Launching Teaching Factory (TEFA) Vetsa Autocare konsentrasi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Veteran 1 Sukoharjo kerjasama mitra industri Toyota Nasmoco Solo Baru dan gelar karya produk siswa. Sabtu (30/9/2023).

Usai peresmian Teaching Factory, Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah diwakili Kacabdin Pendidikan Wilayah VII Drs. Agus Triyanto MSi, Pengawas SMK, MKKS SMK Sukoharjo, YPPP Veteran Sukoharjo, mitra dunia usaha dan industri beserta tamu undangan lainnya mengunjungi bengkel TEFA, stand pameran produk siswa diantaranya produk motor listrik, produk mobil listrik, produk perakitan laptop, produk onderdil mesin, produk multimedia seperti pin, kaos, produk company profil dan lain sebagainya. 

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd mengatakan sangat bangga mendukung adanya Teaching Factory di SMK Veteran 1 Sukoharjo dan berharap Teaching Factory bisa berjalan dengan baik sehingga pembelajaran akan menjadi efesien dan efektif karena peralatan, bahan dan praktik bisa langsung di Teaching Factory.

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd saat meninjau bengkel TEFA Vetsa Autocare.

Baca juga: Pukulan Gong Tandai Dimulai Rangkaian Kegiatan Semarak HUT ke-30 SMA Negeri 1 Manyaran

"Harus diingat Teaching Factory bukan menghasilkan secara finansial tetapi keuntungan siswa semakin kompeten dan bisa masuk ke industri tidak harus melalui pelatihan-pelatihan lagi. Karena mereka sudah terlatih dengan skala industri," paparnya.

Sementara itu, Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo, Malkan Maliya, S.Pd mengatakan hadirnya Teaching Factory harapan ke depan produk-produk yang sudah diproduksi pada pameran hari ini mampu bersaing di pasar.

"Dalam hal ini kemitraan dengan industri, kita selalu kembangkan kedepannya untuk melatih dan meningkatkan kompetensi siswa-siswa agar mampu bersaing di dunia industri dan dunia kerja dengan perubahan ataupun update teknologi sekarang yang ada di dunia industri. Akhirnya SMK Veteran 1 Sukoharjo tetap eksis dan menjadi kepercayaan masyarakat khususnya di Sukoharjo," tuturnya.

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd saat menyaksikan mobil listrik buatan siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo.

Ketua YPPP Veteran Sukoharjo Bambang Margono diwakili Pengawas YPPP Veteran Sukoharjo Sadewo Suharto mengucapkan terima kasih atas bimbingan, perhatian dari Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi sehingga SMK menjadi seperti ini mendapat kepercayaan dari masyarakat Sukoharjo.



"Kami sangat bangga dengan SMK Veteran 1 Sukoharjo karena selalu inovatif mengembangkan SMK lebih maju dengan berusaha mendapat bantuan agar SMK selalu unggul. Kepercayaan masyarakat semakin meningkat menyekolahkan anaknya di SMK Veteran 1 Sukoharjo," ujarnya. (Sofyan)

Baca juga: Fatipa Unisri Berkomitmen Turut Beraksi dan Andil Mengatasi Stunting Khususnya di Surakarta



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top