SMPN 8 Kota Surakarta Raih Dua Juara 1 dalam Lomba MAPKAT Tingkat Kota Surakarta 2026

Print Friendly and PDF



SMPN 8 Kota Surakarta Raih Dua Juara 1 dalam Lomba MAPKAT Tingkat Kota Surakarta 2026

SURAKARTA – majalahlarise.com – Siswa SMP Negeri 8 Kota Surakarta menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Mata Pelajaran Agama Katolik (MAPKAT) tingkat SMP negeri dan swasta Kota Surakarta Tahun 2026. Dalam kompetisi yang berlangsung Kamis (8/10/2026) di SMA Pangudi Luhur Santo Yosep Kota Surakarta tersebut, kontingen SMPN 8 Surakarta berhasil meraih dua gelar juara pertama.

Dua prestasi yang berhasil diraih yakni Juara 1 Lomba Cerdas Cermat dan Juara 1 Bertutur Ardas Putri. Capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti semangat para siswa dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan penghayatan nilai-nilai iman Katolik.

Sembilan siswa SMPN 8 Kota Surakarta yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Marta Cicilia DN., Gisela Putri Selindra, Skolastika Vika E., Fransiscus Ambar Nugroho, Artanesha Nola P., Juan Rafa NR., Elisabeth Nandhya AP., Alexander Arrondya IB., dan Graciella Mahendra.

Pembina peserta, F. Nita Purwaningsih, S.Ag., yang merupakan Guru Pendidikan Agama Katolik SMPN 8 Kota Surakarta, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan dan pencapaian yang diraih para siswa.

Menurutnya, kegiatan MAPKAT bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperoleh penghargaan, melainkan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, keberanian, pengetahuan, dan kreativitas. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk semakin menghayati nilai-nilai iman Katolik dalam kehidupan sehari-hari.

“Puji syukur, kegiatan Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik SMP Kota Surakarta telah berlangsung dengan baik, penuh semangat, sukacita, dan kebersamaan. Pengalaman ini sangat berkesan, bukan hanya karena berhasil meraih Juara 1 Cerdas Cermat dan Juara 1 Bertutur Ardas Putri, tetapi juga karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi dan keberanian mereka,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kemenangan merupakan sebuah kebanggaan. Namun, proses, perjuangan, kerja sama, serta keberanian untuk mencoba memiliki nilai yang jauh lebih berharga. Karena itu, prestasi yang diraih diharapkan tidak membuat siswa cepat berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar dan bertumbuh menjadi pribadi yang rendah hati.

Bu Nita juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bimbingan, serta berkontribusi dalam menyukseskan keikutsertaan siswa SMPN 8 Surakarta dalam perlombaan tersebut.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan MAPKAT dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak peserta dan sekolah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan, persaudaraan, pengembangan talenta, serta penguatan iman bagi generasi muda Katolik. Semoga semakin banyak anak yang berani tampil, berkarya, dan menjadi saksi Kristus melalui talenta serta prestasi yang mereka miliki,” tuturnya.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi awal dari semangat dan karya-karya baik berikutnya bagi para siswa SMPN 8 Kota Surakarta. Melalui kegiatan MAPKAT, peserta didik tidak hanya didorong untuk berprestasi secara akademis, tetapi juga bertumbuh dalam iman, mengembangkan talenta, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan bagi sesama.

Terus bertumbuh dalam iman, berprestasi dalam talenta, dan menjadi berkat bagi sesama menjadi pesan yang mengiringi keberhasilan para siswa dalam Lomba MAPKAT Kota Surakarta Tahun 2026.(Sofyan)


Baca juga: SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Gelar Parenting Akbar, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top