GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Gelar Parenting Akbar, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah
![]() |
| Kegiatan Parenting Akbar dengan mengangkat tema “Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Anak Saleh dan Salehah". |
SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Gelar Parenting Akbar, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah
SRAGEN – majalahlarise.com – SMK Muhammadiyah 6 Gemolong, Sragen, menggelar kegiatan Parenting Akbar dengan mengangkat tema “Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Anak Saleh dan Salehah”. Kegiatan yang menghadirkan Ustaz Pujiono, pakar pendidikan dari Tim Diksuspala dan Penjamin Mutu Sekolah Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, tersebut diikuti wali murid kelas X, XI, dan XII.
Kegiatan yang berlangsung di area parkiran sekolah ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik, baik dari aspek akademik, karakter, maupun spiritual.
Kepala SMK Muhammadiyah 6 Gemolong, Umar Jahid, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan sejumlah program baru sekolah yang diarahkan untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan putra-putrinya.
Menurut Umar, pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga. Orang tua memiliki posisi strategis dalam membangun karakter, membiasakan ibadah, menanamkan kedisiplinan, serta mengawasi pergaulan anak di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dalam sesi parenting, Ustaz Pujiono yang juga Mudir Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafiul Ulum Sambi mengajak orang tua memahami makna pendidikan secara lebih luas. Mendidik anak, menurutnya, bukan sekadar memastikan mereka berangkat sekolah, mendapatkan nilai bagus, atau lulus dengan ijazah.
Lebih dari itu, pendidikan merupakan ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi yang beriman, beradab, mandiri, dan memiliki masa depan yang bermanfaat.
Ia menjelaskan, sinergi orang tua dan sekolah harus dibangun melalui komunikasi, keteladanan, kepercayaan, serta kesamaan visi dalam mendidik anak. Jangan sampai sekolah mengajarkan kebaikan, tetapi anak justru menyaksikan kebiasaan yang bertolak belakang ketika berada di rumah.
Begitu pula sebaliknya, orang tua berharap anak mengalami perubahan perilaku menjadi lebih baik, tetapi kurang memberikan pendampingan dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sekolah tidak bisa bekerja sendirian. Orang tua juga tidak boleh menyerahkan seluruh tanggung jawab pendidikan kepada guru. Anak membutuhkan kehadiran dan keteladanan keduanya. Jangan hanya bertanya berapa nilai anak di sekolah, tetapi tanyakan juga bagaimana ibadahnya, adabnya, pergaulannya, dan tanggung jawabnya,” menjadi pesan penting Ustaz Pujiono dalam kegiatan tersebut.
Sebagai lembaga pendidikan kejuruan, SMK Muhammadiyah 6 Gemolong memiliki empat kompetensi keahlian, yakni Farmasi Klinis dan Komunitas, Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM/TSM), serta Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKR).
Melalui berbagai kompetensi tersebut, sekolah berkomitmen mempersiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan, kompetensi kerja, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Namun, kecakapan profesional juga harus diimbangi dengan kekuatan iman, akhlak, dan karakter yang baik.
Parenting Akbar ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal penguatan kemitraan antara sekolah dan keluarga. Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari banyaknya lulusan yang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dari lahirnya generasi yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 6 Gemolong mengajak seluruh orang tua untuk terus mengambil bagian dalam perjalanan pendidikan anak. Sekolah mendidik, orang tua mendampingi, dan keduanya bersinergi mengantarkan generasi muda menuju masa depan yang diridhoi Allah SWT. (Sofyan)
Baca juga: Anak Hebat, Orangtua Terlibat Jadi Guru Inspirasi di SD Muhammadiyah 1 Solo
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali. FGM Boyolali Siapkan Seminar Academic Make Up, Bekali Guru Keterampilan Rias Wajah Karakte...
-
Walikota Respati saat berinteraksi dan berkomunikasi dengan penyandang disabilitas. Walikota Respati Upayakan Pengoptimalan Layanan dan Fasi...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Lomba catur memeriahkan HUT ke-81 PGRI. HUT ke-81 PGRI, Manyaran Gelar Lomba Olahraga, Seni Budaya hingga Jalan Sehat WONOGIRI – majalahlari...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: