GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Penilaian Kinerja Sekolah SD Muhammadiyah PK Banyudono oleh PCM Banyudono
Penilaian Kinerja Sekolah SD Muhammadiyah PK Banyudono oleh PCM Banyudono
Boyolali – majalahlarise.com - SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menerima kunjungan Tim Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banyudono, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SD Muhammadiyah PK Banyudono tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus refleksi terhadap perjalanan, capaian, dan perkembangan sekolah.
Tim PKKS PCM Banyudono terdiri atas tiga orang. Yacop Khismanto, S.Pd., melakukan penilaian pada aspek kepribadian dan kepemimpinan. Sarbudi, S.Pd., melakukan penilaian bidang kesiswaan serta sarana dan prasarana. Sementara Umi Muslikah, S.Ag., melakukan penilaian pada bidang administrasi dan keuangan.
Kegiatan diawali dengan sambutan selamat datang dan selayang pandang yang disampaikan Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., MM. Dalam paparannya, Pujiono menyampaikan perjalanan sekolah yang terus berkembang dari awalnya hanya memiliki 12 siswa hingga kini mencapai 583 siswa.
“Perjalanan sekolah ini bukanlah perjalanan yang instan. Dari 12 siswa, sedikit demi sedikit kita tumbuh melalui kerja keras, kepercayaan masyarakat, kolaborasi orang tua, perjuangan guru, serta dukungan Persyarikatan Muhammadiyah,” papar Pujiono.
Menurut Pujiono, pertumbuhan sekolah tidak hanya terlihat dari peningkatan jumlah peserta didik, tetapi juga dari peningkatan mutu pendidikan dan tata kelola. SD Muhammadiyah PK Banyudono telah meraih Akreditasi A serta memperoleh penganugerahan Sekolah Unggul Madya dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas sekolah. Pertumbuhan jumlah siswa harus diikuti dengan peningkatan layanan, kualitas pembelajaran, dan tata kelola yang semakin baik,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah juga memperkenalkan tim kerja yang memiliki peran dalam mendukung pengelolaan sekolah. Tim tersebut terdiri atas Iin Marlinda selaku Waka Kurikulum, Putri Endriastuti selaku Waka Kesiswaan, Danang Eko PL selaku Waka Sarana dan Prasarana, Anik Soffiyati selaku Bendahara, Siti Mar’athus Sholihah selaku pengelola LazisMU, serta Habibi Nur selaku Humas.
Kehadiran Tim PKKS PCM Banyudono menjadi kesempatan bagi sekolah untuk mendapatkan evaluasi secara menyeluruh. Penilaian mencakup aspek kepemimpinan, kepribadian, kesiswaan, sarana prasarana, administrasi, hingga pengelolaan keuangan.
Pujiono menyampaikan, proses penilaian tersebut tidak semata-mata dipandang sebagai evaluasi, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk mengetahui hal-hal yang sudah berjalan baik sekaligus bagian yang masih perlu diperbaiki.
“PKKS ini menjadi momentum bagi kami untuk melihat kembali perjalanan sekolah. Apa yang sudah baik akan kami pertahankan dan kembangkan, sedangkan hal-hal yang masih perlu diperbaiki akan menjadi bahan evaluasi bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, perkembangan SD Muhammadiyah PK Banyudono merupakan hasil kerja bersama berbagai unsur. Guru dan tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, masyarakat, serta Persyarikatan Muhammadiyah memiliki kontribusi dalam perjalanan sekolah.
“Sekolah tidak mungkin berkembang sendirian. Ada kerja bersama dan kepercayaan dari banyak pihak. Karena itu, kami ingin terus menjaga amanah ini dengan memberikan layanan pendidikan yang semakin baik,” ungkapnya.
Bagi SD Muhammadiyah PK Banyudono, kegiatan PKKS menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Evaluasi dilakukan untuk memperkuat tata kelola sekolah sekaligus memastikan seluruh program berjalan sesuai visi dan tujuan pendidikan.
Dengan semangat “Sekolahnya Calon Pemimpin Bangsa”, SD Muhammadiyah PK Banyudono berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan dan prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki adab, akhlak, kemandirian, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Dari 12 siswa menuju 583 siswa, perjalanan SD Muhammadiyah PK Banyudono menjadi bagian dari proses panjang membangun kepercayaan dan mutu pendidikan. Evaluasi melalui PKKS diharapkan menjadi pijakan untuk menghadirkan langkah-langkah perbaikan dan pengembangan sekolah pada masa mendatang. (Sofyan)
Baca juga: Pembelajaran Mendalam, Langkah Kecil Menuju Baitullah
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Ziarah Agung Mbah Kyai Nur Suhud, Rawat Jejak Dakwah Ulama Keraton Kartosura di Nguter SUKOHARJO – majalahlarise.com – Warga Nahdlatul Ulam...

Tidak ada komentar: