GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
YPPP Veteran Kukuhkan Malkan Maliya, S.Pd, M.Si sebagai Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo Periode 2026–2030
![]() |
| Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo Drs. Bambang Margono, MM menyerahkan SK pengangkatan Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo Malkan Maliya, S.Pd., M.Si. periode 2026–2030 di Sukoharjo, Rabu (7/7/2026). |
YPPP Veteran Kukuhkan Malkan Maliya, S.Pd, M.Si sebagai Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo Periode 2026–2030
Sukoharjo - majalahlarise.com – Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Malkan Maliya, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo periode 2026–2030. Penyerahan SK dilakukan Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM, di Aula sekolah. Rabu (7/7/2026).
Momentum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperluas kemitraan dengan dunia industri, serta meningkatkan daya saing lulusan. Pada kesempatan yang sama juga diresmikan penggunaan Gedung Bantuan Revitalisasi SMK Tahun 2026 berupa Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sebagai bagian dari penguatan sarana pembelajaran di SMK Pusat Keunggulan.
Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM, mengapresiasi perkembangan pesat SMK Veteran 1 Sukoharjo yang dinilai terus menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya ialah jumlah peserta didik baru yang mencapai sekitar 569 siswa, melampaui sejumlah sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Sukoharjo. Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang mampu menjaga kekompakan serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
![]() |
| Pemotong pita oleh Ketua pengurus YPPP Veteran, Sadewo Suharto ada peresmian penggunaan Gedung Bantuan Revitalisasi SMK Tahun 2026 berupa Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Kendaraan Ringan (TKR). |
"Kami mengapresiasi inovasi yang terus dilakukan Pak Malkan. Program Ototronik menjadi langkah tepat karena perkembangan mobil dan motor listrik semakin pesat. Kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri juga harus terus diperkuat agar kualitas lulusan semakin baik," ujarnya.
Menurut Bambang, keberanian membuka kompetensi keahlian baru, seperti Teknik Ototronik yang berfokus pada teknologi kendaraan listrik, menjadi bukti sekolah mampu membaca kebutuhan dunia industri. Bahkan, YPPP Veteran tengah merencanakan kerja sama penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik di lingkungan sekolah sebagai dukungan terhadap perkembangan teknologi otomotif masa depan.
Selain kompetensi teknis, Bambang menegaskan pembentukan karakter peserta didik tetap menjadi prioritas. Ia menyebut lulusan SMK Veteran 1 Sukoharjo selama ini banyak diterima bekerja di berbagai daerah seperti Batam, Tangerang, dan Surabaya karena memiliki kemampuan sekaligus sikap kerja yang baik.
"Yang harus terus dijaga adalah kebersamaan, kekompakan, kondusivitas sekolah, serta pembentukan karakter siswa. Jika kualitas dan kepercayaan masyarakat terus dipertahankan, saya yakin SMK Veteran akan semakin maju dan dikenal lebih luas di Jawa Tengah," katanya.
Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo periode 2026–2030, Malkan Maliya, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ia menilai jabatan tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
"Amanah ini bukan sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan," ujarnya.
Malkan mengungkapkan, pada tahun ajaran baru sekolah berhasil membuka kompetensi keahlian Teknik Ototronik dengan 28 peserta didik. Jumlah rombongan belajar juga meningkat menjadi 46 rombel dengan total sekitar 1.620 siswa. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan bahkan melampaui target penerimaan peserta didik merupakan hasil kerja sama seluruh guru dan karyawan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Yang kita utamakan adalah pelayanan. Praktik yang berkualitas, hubungan dengan industri, penyaluran lulusan, dan pengembangan Teaching Factory menjadi kunci kepercayaan masyarakat kepada sekolah ini," jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan terus menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas layanan, memperkuat budaya industri, serta membentuk karakter peserta didik agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menghadapi tantangan masa depan. "Harapan kami, SMK Veteran 1 Sukoharjo terus berkembang, semakin dipercaya masyarakat, serta mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," tutupnya.
Sementara itu, Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah, Pangarso Yuliatmoko, mengingatkan peningkatan jumlah peserta didik merupakan keberkahan sekaligus amanah besar yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
"Murid yang banyak adalah sebuah keberkahan, tetapi juga amanah. Tanggung jawab sekolah adalah mendidik mereka dengan baik sehingga ketika lulus bisa memperoleh masa depan sesuai cita-citanya," ujarnya.
Ia mendorong sekolah terus mengembangkan kompetensi keahlian sesuai kebutuhan industri, termasuk membuka konsentrasi Gambar Mesin pada Program Keahlian Teknik Mesin. Selain itu, guru juga diharapkan memperkuat pengembangan soft skill, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, karakter, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial secara bijak.
"Jangan hanya mengejar nilai rapor dan ijazah. Pastikan lulusan SMK Veteran 1 memiliki soft skill yang kuat karena itulah yang menjadi bekal utama untuk sukses di dunia kerja," terangnya.
Dengan kepemimpinan baru yang didukung peningkatan sarana pembelajaran melalui revitalisasi gedung praktik serta penguatan program keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri, SMK Veteran 1 Sukoharjo optimistis mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...



Tidak ada komentar: