GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Wonogiri Pecahkan Rekor MURI Penyajian 5.555 Porsi Mie Ayam, Perkuat Branding Kota Mie Ayam Bakso
![]() |
| Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian 5.555 porsi mie ayam. |
Wonogiri Pecahkan Rekor MURI Penyajian 5.555 Porsi Mie Ayam, Perkuat Branding Kota Mie Ayam Bakso
Wonogiri - majalahlarise.com – Pemerintah Kabupaten Wonogiri kembali menorehkan prestasi di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian 5.555 porsi mie ayam dalam rangkaian Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Giri Krida Bakti, Sabtu (4/7/2026), terlaksana berkat kolaborasi Pemkab Wonogiri dengan PT Indofood Sukses Makmur Divisi Bogasari serta melibatkan 35 pelaku UMKM. Setelah melalui proses verifikasi, MURI menetapkan penyajian 5.555 porsi mie ayam sebagai rekor baru.
Perwakilan MURI menjelaskan lembaga yang didirikan Jaya Suprana tersebut telah mencatat lebih dari 12.000 rekor di Indonesia. Sebelum pencapaian ini, Kabupaten Wonogiri telah membukukan 11 rekor MURI dari berbagai bidang. .
Ia juga menjelaskan mie ayam telah menjadi identitas kuliner Wonogiri yang memiliki cita rasa khas dan dikenal luas. Berdasarkan hasil verifikasi, sebanyak 5.555 porsi mi ayam memenuhi syarat untuk dicatat sebagai rekor.
"Dari hasil verifikasi kami ada sebanyak 5.555 porsi mi ayam yang siap disajikan kepada masyarakat. Mewakili Ketua MURI Bapak Jaya Suprana, kami sampaikan sajian mi ayam pada kesempatan hari ini resmi dicatat di Museum Rekor Dunia Indonesia," katanya.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan pencapaian tersebut semakin mengukuhkan Wonogiri sebagai Kota Mie Ayam Bakso. Menurutnya, rekor MURI menjadi langkah strategis untuk memperkuat branding para pelaku usaha mi ayam dan bakso asal Wonogiri yang telah tersebar di berbagai daerah hingga mancanegara.
"Ini tentunya semakin menguatkan Wonogiri sebagai Kota Mie Ayam Bakso sehingga akan meningkatkan brand saudara-saudara kita yang tersebar di seluruh Nusantara. Harapan kita, ketika orang mendengar mi ayam dan bakso, mereka langsung ingat Wonogiri sehingga semakin dikenal masyarakat Indonesia sampai tingkat dunia," ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan festival, khususnya PT Indofood Sukses Makmur Divisi Bogasari. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bogasari. Pada event tahun kedua ini kami mampu mencatatkan rekor MURI dengan penyajian 5.555 porsi mie ayam dan bakso," katanya.
Perwakilan PT Indofood Sukses Makmur Divisi Bogasari, Rudi Hartono, menjelaskan Festival Mie Ayam Wonogiri tidak sekadar mengejar rekor, tetapi juga menjadi sarana hiburan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
"Rangkaian acaranya ini bersifat menghibur bagi masyarakat Wonogiri dan juga memajukan perekonomian di Wonogiri. Dengan adanya acara ini, perputaran perekonomian akan meningkat dan kita berharap masyarakat Indonesia di sini di Wonogiri juga akan semakin maju," ujarnya.
Perwakilan UMKM Tunggal Rasa, Edi, menyambut positif penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan kualitas produk mi ayam Wonogiri kepada masyarakat luas.
"Ini adalah kegiatan yang sangat positif. Kita ingin UMKM bisa naik kelas. Produk mi ayam kita tidak kaleng-kaleng dan bisa dinikmati semua masyarakat. Melalui kegiatan ini kami juga ingin turut membangun gizi bangsa dengan membagikan 5.555 porsi mi ayam kepada masyarakat Wonogiri dan sekitarnya," jelasnya.
![]() |
| Bupati Wonogiri Setyo Sukarno beserta jajaran serta masyarakat Wonogiri menyantap mie ayam bersama-sama. |
Sementara itu, Project Manager Festival Mie Ayam 2026, Fierdha Abdullah Ali menjelaskan antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan jumlah pengunjung hampir mencapai 10.000 orang. Festival juga menghadirkan beragam kreasi mi ayam dan bakso, promo, serta merchandise dari Bogasari dan peserta lainnya.
"Festival Mie Ayam 2026 ini menghadirkan pemecahan Rekor MURI dengan penyajian 5.555 porsi. Antusiasme masyarakat luar biasa, pengunjung sudah hampir mencapai 10.000 orang. Kami juga mengangkat konsep untuk mengukuhkan Kabupaten Wonogiri sebagai Kota Mie Ayam Bakso," ujarnya.
Salah satu peserta festival, pedagang Mie Ayam Klangenan Hati, Toni, menjelaskan keikutsertaannya dalam festival menjadi pengalaman berharga sekaligus mempererat sinergi antara pedagang. Ia menyampaikan penggunaan tepung dari Bogasari turut menghasilkan mi ayam yang lebih higienis dan berkualitas.
![]() |
| Perwakilan UMKM Tunggal Rasa, Edi menerima sajian mie ayam dari Bupati Wonogiri Setyo Sukarno tandai makan mie ayam bersama masyarakat dimulai. |
"Pertama untuk pengalaman, kedua bersinergi bersama teman-teman mengadakan acara ini karena bertepatan dengan ulang tahun Wonogiri. Kami juga bekerja sama dengan Bogasari menggunakan tepung yang istimewa sehingga dapat memberikan sajian yang lebih higienis dan berkualitas untuk masyarakat. Semoga Bogasari bersama rekan-rekan pedagang terus maju, lancar, jaya, dan semakin makmur, serta pedagang mi ayam ke depan semakin sejahtera," ujarnya. (Sofyan)
Baca juga: Tim PISN FSRD ISI Surakarta Garap Wayang Pahlawan Indonesia untuk Tumbuhkan Nasionalisme Pelajar
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...




Tidak ada komentar: