Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Juara II Lomba Komik Strip Peksimida Jawa Tengah 2026

Print Friendly and PDF

Nurul Haqi Septyaningrum, berhasil meraih Juara II Lomba Komik Strip Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026.


Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Juara II Lomba Komik Strip Peksimida Jawa Tengah 2026

Surakarta - majalahlarise.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta. Mahasiswa angkatan 2023, Nurul Haqi Septyaningrum, berhasil meraih Juara II Lomba Komik Strip Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026 melalui karya berjudul Mencari dan Menemukan Sesuatu yang Tidak Biasa dalam Batik.

Kompetisi yang berlangsung di Kampus VI Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) pada 4–5 Juli 2026 tersebut diikuti 24 delegasi mahasiswa dari 24 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Tengah. Mengusung tema "Ceritaku Makna Untukmu", lomba menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas melalui media komik strip dengan penilaian meliputi kesesuaian tema, kemampuan komunikasi visual, penguasaan teknik visualisasi, serta keunikan dan orisinalitas karya.

Penjurian dilakukan oleh tiga juri tingkat nasional, yakni komikus nasional Beng Rahadian, praktisi komik internasional Zulkarnaen Hasan Basri, serta ilustrator dan kreator komik Wawan Priyanto. Dalam proses penciptaannya, Nurul mendapat pendampingan dari dosen DKV ISI Surakarta, Indriati Suci Pravitasari dan Rendya Adi Kurniawan, menggunakan teknik komik digital semi full color dengan aplikasi Medibang Paint berformat webtoon berukuran 800 x 20.000 piksel.

Nurul menjelaskan komiknya mengangkat kisah seorang perempuan yang berniat berbuat curang dalam lomba batik dengan meminta bantuan orang sakti. Namun, niat tersebut ditolak dan justru dibalas dengan nasihat yang mengubah cara pandangnya.

"Cerita ini menggambarkan proses seseorang menemukan makna yang tidak biasa dalam batik sekaligus menemukan kekuatan untuk memahami diri sendiri dan melangkah ke masa depan dengan lebih baik," jelasnya.

Ia mengaku pencapaian tersebut menjadi momen yang sangat berharga setelah melalui perjalanan panjang penuh tantangan. "Saya sangat bersyukur atas capaian ini. Sudah lama saya tidak merasakan euforia seperti ini. Saat menjadi mahasiswa baru saya pernah mengikuti seleksi internal Peksimida, tetapi belum berhasil lolos. Kegagalan itu tidak membuat saya menyerah untuk terus mencoba pada kesempatan berikutnya," ungkapnya.

Nurul juga menceritakan perjuangannya sebelum meraih prestasi. Menurutnya, berbagai kegagalan dalam kompetisi, hasil karya yang belum lolos, hingga kurangnya riset sempat menjadi tantangan besar.

"Banyak cobaan yang saya hadapi, tetapi dukungan dari teman-teman, orang tua, dosen, dan berbagai pihak membuat saya perlahan bangkit. Pengalaman itu akhirnya menjadi inspirasi utama dalam menyusun cerita komik yang saya tampilkan di Peksimida tahun ini," tuturnya.

Pada ajang tersebut, Juara I diraih Davin Arya Nirwanda dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Juara II diraih Nurul Haqi Septyaningrum dari ISI Surakarta, dan Juara III diraih Deva Destianto dari UPGRIS. Sementara Harapan I diraih Tabaza Zahwa Khozein dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Harapan II diraih Mawa Ziorahman Kuntoro dari Universitas Diponegoro (Undip), serta Harapan III diraih Taoya Milati Nabila dari Universitas Tidar (Untidar).

Nurul berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika ISI Surakarta untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus. "Saya berharap ISI Surakarta terus menjadi kampus yang melahirkan banyak prestasi membanggakan sekaligus tetap menonjolkan karakter budaya yang menjadi identitasnya," pungkasnya. (Sofyan)


Baca juga: Koyem, S.Pd, M.Si Kembali Pimpin SMA Veteran 1 Sukoharjo Periode 2026–2030, Siap Perkuat Karakter dan Keterampilan Siswa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top