GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Raih Opini WTP Kelima Berturut-turut, Perkuat Tata Kelola Zakat yang Akuntabel
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Raih Opini WTP Kelima Berturut-turut, Perkuat Tata Kelola Zakat yang Akuntabel
Sukoharjo - majalahlarise.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas hasil audit laporan keuangan Tahun Buku 2025. Opini tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut menjadi pencapaian kelima kalinya secara berturut-turut, menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Hasil audit dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kumalahadi, Sugeng Pamudji dan Rekan. Penyerahan sertifikat hasil audit berlangsung di kantor KAP di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (7/7/2026), dihadiri jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mempertahankan kepercayaan publik.
Opini WTP menunjukkan laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah disusun sesuai standar akuntansi yang berlaku. Selain memeriksa laporan keuangan, auditor juga melakukan penilaian terhadap tata kelola kelembagaan, mekanisme penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), pendistribusian serta pendayagunaan kepada mustahik, pengelolaan aset, administrasi perkantoran, hingga kepatuhan terhadap berbagai regulasi pengelolaan zakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Sardiyono menjelaskan capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran, dukungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), para muzaki, mitra kerja, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini mempercayakan pengelolaan dana zakat kepada BAZNAS.
"Opini Wajar Tanpa Pengecualian bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah yang harus kami jaga. Kepercayaan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah harus dikelola secara profesional, efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lima tahun berturut-turut diraih melalui pembenahan sistem administrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta komitmen menjaga integritas dalam setiap proses pengelolaan dana umat.
Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sebagai lembaga pengelola zakat yang menjunjung tinggi prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Kepercayaan masyarakat diharapkan terus meningkat sehingga potensi zakat di Kabupaten Sukoharjo dapat dioptimalkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen terus menghadirkan inovasi pelayanan melalui penguatan tata kelola berbasis teknologi informasi, meningkatkan kualitas layanan kepada muzaki dan mustahik, serta memastikan setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat dikelola secara transparan, akuntabel, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukoharjo. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...

Tidak ada komentar: