Lima Hari Penuh Inspirasi, MPLS Ramah dan Nyaman SMP Negeri 2 Giritontro Cetak Awal Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Print Friendly and PDF

Kepala SMP Negeri 2 Giritontro, Retno Wulandari, S.Pd., M.Pd., menutup kegiatan MPLS Ramah dan Nyaman Tahun Ajaran 2026/2027 bersama 224 peserta didik baru di halaman sekolah, Jumat (17/7/2026).


Lima Hari Penuh Inspirasi, MPLS Ramah dan Nyaman SMP Negeri 2 Giritontro Cetak Awal Generasi Berkarakter dan Berprestasi

WONOGIRI - majalahlarise.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 2 Giritontro resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026). Selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, sebanyak 224 peserta didik baru mengikuti rangkaian MPLS Ramah dan Nyaman sebagai bekal awal memasuki dunia pendidikan di jenjang SMP. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan kreativitas siswa yang menampilkan seni, tari, menyanyi, pembacaan puisi, dan berbagai pertunjukan sesuai minat serta bakat.

Kegiatan penutupan dipimpin Kepala SMP Negeri 2 Giritontro, Retno Wulandari, S.Pd., M.Pd., didampingi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai acara yang menjadi penanda resmi bergabungnya 224 peserta didik baru sebagai keluarga besar SMP Negeri 2 Giritontro.

Dalam sambutannya, Retno Wulandari menjelaskan tema "MPLS Ramah dan Nyaman" menjadi komitmen sekolah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan.

"Selama lima hari ini, anak-anak telah mengenal lingkungan sekolah, bapak ibu guru, tata tertib, budaya sekolah, serta nilai-nilai karakter yang menjadi landasan pendidikan di SMP Negeri 2 Giritontro. Kami ingin setiap peserta didik merasa diterima, dihargai, dan bahagia berada di sekolah. MPLS Ramah dan Nyaman bukan sekadar slogan, tetapi menjadi budaya yang akan terus kita bangun bersama. Mulailah perjalanan belajar dengan disiplin, semangat, saling menghormati, berani bermimpi, dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki agar kelak menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia," ujar Retno.

Ketua Panitia MPLS, Basuki Okto Gunanto, S.Pd., menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan terlaksana sesuai pedoman pemerintah dengan mengedepankan pendidikan karakter, pembentukan budaya positif, serta pengenalan lingkungan sekolah secara edukatif dan menyenangkan.

"Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan sukses. Seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan antusias. MPLS tahun ini dirancang agar peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun kebersamaan sejak hari pertama mereka menjadi warga SMP Negeri 2 Giritontro," jelas Basuki.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik mendapatkan berbagai materi yang mendukung pembentukan karakter dan kesiapan belajar. Materi tersebut meliputi pengenalan visi dan misi sekolah, pendidikan keagamaan, cek kesehatan, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, tata tertib sekolah, pembiasaan karakter, wawasan kebangsaan, pencegahan perundungan, penguatan Profil Pelajar, pengenalan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, hingga motivasi belajar.

Puncak kegiatan ditandai dengan unjuk bakat peserta didik baru yang disambut tepuk tangan meriah dari guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa. Suasana penuh kegembiraan menjadi penutup indah pelaksanaan MPLS sekaligus menguatkan rasa percaya diri peserta didik untuk memulai perjalanan belajar di lingkungan sekolah yang ramah dan nyaman.

Berakhirnya MPLS menjadi langkah awal bagi 224 peserta didik baru untuk menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Giritontro. Semangat kebersamaan, disiplin, dan karakter positif yang telah ditanamkan selama lima hari diharapkan menjadi bekal dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Sofyan)


Baca juga: SD Muhammadiyah 1 Solo Deklarasikan Sekolah Anti-Perundungan Saat MPLS


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top