Jambore Yatim Dhuafa Solo Raya 2026 Hadirkan Edukasi, Keceriaan, dan Kepedulian di Alam Terbuka

Print Friendly and PDF

Peserta Jambore Yatim Dhuafa mengikuti berbagai permainan kelompok dan outbound yang dirancang untuk melatih kerja sama, kepemimpinan, serta membangun rasa percaya diri.


Jambore Yatim Dhuafa Solo Raya 2026 Hadirkan Edukasi, Keceriaan, dan Kepedulian di Alam Terbuka

Karanganyar - majalahlarise.com – Sebanyak 60 anak yatim dan dhuafa dari Sukoharjo, Solo, dan Wonogiri mengikuti Wonderful Muharram Jambore Yatim Dhuafa Solo Raya 2026 yang digelar LAZIS Jateng Sukoharjo bersama LAZIS Jateng Solo, LAZIS Jateng Wonogiri, para mitra, donatur, dan relawan di Kampoeng Karet, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, selama dua hari, 7–8 Juli 2026.

Mengusung tema "Muharram Ceria, Hadirkan Senyuman dan Kebahagiaan di Hari Libur Sekolah", kegiatan ini menjadi momentum memuliakan anak yatim dan dhuafa melalui rangkaian aktivitas edukatif, pembinaan karakter, serta rekreasi yang dikemas dalam konsep camping education.

Peserta tidak hanya menikmati suasana alam terbuka, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membangun karakter, meningkatkan kemandirian, serta memperkuat nilai-nilai keislaman. Beragam aktivitas seperti fun games, outbound, kajian Islam, pembinaan karakter, salat berjamaah, qiyamul lail, murojaah Al-Qur'an, api unggun, malam keakraban, renungan malam hingga pembagian santunan dan bingkisan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

Pimpinan Kantor LAZIS Jateng Sukoharjo, Muhamad Romadhon, A.Md.M., S.Ak., menjelaskan Jambore Yatim Dhuafa tidak sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang mampu membentuk kepribadian anak-anak.

Pembagian santunan dan bingkisan.


"Kami ingin anak-anak tidak hanya menerima santunan dan bingkisan saja, tetapi juga memperoleh pengalaman yang membangun kepercayaan diri, menumbuhkan semangat belajar, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan kebahagiaan di momen Muharram yang bertepatan dengan liburan sekolah. Mereka adalah generasi yang harus kita dampingi bersama agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan islami," ujarnya.

Menurut Romadhon, kolaborasi antara lembaga zakat, relawan, donatur, komunitas, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Sinergi tersebut menunjukkan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui program yang menyenangkan sekaligus memberikan nilai pendidikan.

Selain membangun keceriaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antar peserta dari berbagai daerah di Solo Raya. Interaksi selama dua hari diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, semangat kebersamaan, dan motivasi untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

Melalui semangat "Teladani Nabi, Cintai Yatim", LAZIS Jateng mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat kepedulian sosial, dan menghadirkan pendampingan berkelanjutan bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

Panitia berharap kegiatan Wonderful Muharram Jambore Yatim Dhuafa Solo Raya 2026 mampu meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Tidak hanya berupa santunan, tetapi juga pengalaman, motivasi, serta kenangan indah yang menjadi bekal dalam menatap masa depan.

LAZIS Jateng juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, dermawan, mitra, dan relawan yang telah berpartisipasi menyukseskan program Jambore Anak Yatim dan Dhuafa se-Solo Raya. Dukungan tersebut menjadi wujud nyata gotong royong dalam menghadirkan senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. (Sofyan)


Baca juga: Fakultas Hukum UNISRI Jalin MoU dengan UiTM Johor Malaysia, Perkuat Jejaring Akademik Internasional


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top