GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
90 Guru SD Dilatih Terapkan Deep Learning, PGSD UNISRI Dorong Pembelajaran Lebih Bermakna
90 Guru SD Dilatih Terapkan Deep Learning, PGSD UNISRI Dorong Pembelajaran Lebih Bermakna
Karanganyar - majalahlarise.com – Sebanyak 90 guru kelas III, IV, dan V sekolah dasar mengikuti pendampingan implementasi Deep Learning yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta di Aula SD Negeri 01 Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Program pengabdian kepada masyarakat tersebut diikuti 90 guru, 27 kepala sekolah, serta tiga pengawas sekolah se-Kecamatan Karangpandan. Pendampingan dirancang agar para guru tidak hanya memahami konsep Deep Learning secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran di kelas.
Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Karangpandan, Sri Hastuti, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kolaborasi antara UNISRI dan sekolah dasar dalam mendukung transformasi pendidikan.
"Guru memiliki peran sentral dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna. Pendampingan seperti ini diharapkan mampu menggeser pola pembelajaran yang masih berorientasi pada hafalan menuju pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan berpusat pada peserta didik," ujarnya.
Ketua Program Studi PGSD FKIP UNISRI, Mukhlis Mustofa, S.Pd., M.Pd., menjelaskan kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan dasar.
"Kami ingin guru tidak hanya memahami konsep pembelajaran mendalam secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses belajar mengajar sehingga peserta didik berkembang menjadi individu yang kritis, kreatif, mampu berkolaborasi, dan terampil memecahkan masalah," kata Mukhlis.
Sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Implementasi Kerja Sama (IA) antara PGSD FKIP UNISRI dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Karangpandan. Kerja sama ini menjadi landasan pelaksanaan berbagai program peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Pada sesi utama, peserta memperoleh materi mengenai arah kebijakan pembelajaran mendalam dalam transformasi pendidikan nasional. Materi disampaikan Dr. Jumanto, S.Pd., M.Pd., yang menjelaskan Deep Learning merupakan perubahan paradigma pembelajaran dengan menempatkan pemahaman konsep sebagai tujuan utama.
"Pendekatan Pembelajaran Mendalam bukan menambah beban guru. Sebaliknya, pendekatan ini memberi ruang agar peserta didik benar-benar memahami konsep secara utuh. Guru menjadi kunci keberhasilannya karena perubahan kebijakan hanya akan berdampak apabila terjadi perubahan praktik pembelajaran di kelas," jelasnya.
Materi berikutnya disampaikan Dr. Anggit Grahito Wicaksono, S.Pd., M.Pd., yang mengulas pentingnya integrasi literasi dan numerasi melalui pembelajaran berbasis persoalan nyata sehingga peserta didik mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan bernalar.
Setelah sesi bersama, peserta dibagi menjadi tiga kelas paralel berdasarkan jenjang yang diampu. Para dosen PGSD FKIP UNISRI mendampingi guru melalui diskusi, praktik penyusunan perangkat ajar, simulasi pembelajaran, hingga konsultasi penerapan Deep Learning di kelas.
Beragam materi aplikatif diberikan, mulai dari literasi Al-Qur'an, joyful learning, pembelajaran berbasis kearifan lokal, game-based learning, literasi mitigasi bencana, pengembangan bahan ajar berbasis lingkungan, literasi membaca cepat, literasi statistika, hingga pengembangan media kreatif pembelajaran.
Melalui pendampingan tersebut, guru memperoleh pengalaman langsung menyusun rancangan pembelajaran yang lebih kontekstual sesuai karakteristik peserta didik. PGSD FKIP UNISRI berharap program serupa terus diperluas ke berbagai daerah sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menyiapkan generasi yang kritis, kreatif, kolaboratif, serta adaptif menghadapi tantangan abad ke-21. (Sofyan)
Baca juga: Fakultas Hukum UNISRI Jalin MoU dengan UiTM Johor Malaysia, Perkuat Jejaring Akademik Internasional
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...

Tidak ada komentar: