UNISRI Gelar Pelatihan Ajuan JAFA untuk 177 Dosen, Perkuat Integritas Akademik dan Percepat Kenaikan Jabatan Fungsional

Print Friendly and PDF

Sosialisasi dan Pelatihan Ajuan Jabatan Fungsional Akademik (JAFA) bagi 177 dosen.

UNISRI Gelar Pelatihan Ajuan JAFA untuk 177 Dosen, Perkuat Integritas Akademik dan Percepat Kenaikan Jabatan Fungsional

Solo - majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Ajuan Jabatan Fungsional Akademik (JAFA) bagi 177 dosen di Ruang Seminar Gedung H Lantai 5 UNISRI, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pendampingan ajuan JAFA oleh LLDIKTI Wilayah VI yang akan dilaksanakan secara daring pada 10 Juni 2026. Melalui kegiatan tersebut, UNISRI berupaya mempercepat peningkatan jabatan fungsional dosen sekaligus memperkuat integritas akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai jenjang jabatan akademik, mulai Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala hingga Guru Besar. Pelaksanaan sosialisasi dinilai penting mengingat perguruan tinggi saat ini dituntut meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat tata kelola akademik agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Ketua Pelaksana, Prof. Dr. Nanik Suhartatik, S.TP., M.P., menjelaskan peserta mendapatkan tiga materi utama yang mendukung proses pengajuan jabatan fungsional. Materi tersebut meliputi sosialisasi Komisi Integritas Akademik (KIA) UNISRI, pelatihan pengisian data pada aplikasi SIJAGO dan SISTER oleh Vanessa Deanira, S.H., serta pelatihan penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang disampaikan Dr. Ir. Sumarmi, M.P.

Menurut Prof. Dr. Nanik Suhartatik, keberadaan Komisi Integritas Akademik menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas karya ilmiah dosen maupun mahasiswa. KIA akan bertugas menyiapkan regulasi akademik, standar operasional prosedur, pendampingan, hingga langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran integritas akademik.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini dosen akan menjadi lebih siap dan menyiapkan strategi pencapaian jabatan fungsional yang lebih tinggi. Secara keseluruhan memberi kepastian kepada dosen tentang proses, ketentuan, aturan main, dan persyaratan yang diperlukan untuk kenaikan pangkat,” ujarnya.

Selain memperoleh materi pelatihan, para peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari Bagian Kepegawaian dalam pengisian SIJAGO dan SISTER. Pendampingan tersebut dilakukan agar seluruh data kinerja dosen terdokumentasi secara lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses pengajuan JAFA.

Kegiatan dibuka oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh unsur di lingkungan kampus untuk bersama-sama mendukung peningkatan jabatan fungsional dosen sebagai bagian dari penguatan institusi. Menurutnya, universitas telah memiliki kebijakan yang mendorong dosen untuk terus meningkatkan jenjang jabatan akademiknya.

“Mohon kerja sama ini semua demi lembaga. Universitas punya kebijakan bahwa dosen tiga tahun jabatan fungsional sudah harus naik. Nanti akan ada kebijakan dimana semua akan mengikuti proses,” kata Prof. Dr. Sutoyo.

Prof. Dr. Sutoyo menjelaskan proses kenaikan JAFA akan melibatkan berbagai unsur pendukung, mulai dari senat fakultas, bagian kepegawaian hingga Komisi Integritas Akademik. Ketiga unsur tersebut memiliki peran strategis dalam memastikan setiap pengajuan berjalan sesuai prosedur dan memenuhi standar akademik yang ditetapkan.

“Dalam proses naik JAFA akan melalui senat fakultas, baik ke Asisten Ahli, ke Lektor, ke Lektor Kepala, maka fakultas sudah paham. Yang kedua kepegawaian lembaga yang akan membantu dalam proses kenaikan pangkat. Yang ketiga KIA yang akan menyeleksi terkait karya ilmiah sesuai peran dan fungsi,” jelasnya.

Rektor juga menyoroti pentingnya pemanfaatan sistem pendukung seperti SIJAGO dan SISTER yang dapat membantu dosen dalam pelaporan kinerja. Ia menyampaikan bahwa materi ajuan JAFA mencakup empat bidang utama, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, publikasi jurnal ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Pertemuan ini untuk menyamakan persepsi kaitannya bagaimana mengajukan JAFA dan materi apa yang disiapkan. Saya meyakini kalau sudah disiapkan tentunya akan jadi kebiasaan yang baik,” tutup Prof. Dr. Sutoyo.

Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, UNISRI menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat budaya integritas akademik, serta mendorong percepatan kenaikan jabatan fungsional dosen guna meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional. (Sofyan)


Baca juga: Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo Hadiahi Sepeda Siswa Berprestasi O2SN yang Setiap Hari Berjalan Kaki ke Sekolah



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top