GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo Hadiahi Sepeda Siswa Berprestasi O2SN yang Setiap Hari Berjalan Kaki ke Sekolah
![]() |
| Khaidar Cesar Putra Koes Zhuliansyach saat membeli sepeda di toko sepeda Sukoharjo diantar pihak sekolah. |
Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo Hadiahi Sepeda Siswa Berprestasi O2SN yang Setiap Hari Berjalan Kaki ke Sekolah
Sukoharjo - majalahlarise.com - Kisah inspiratif datang dari SMA Veteran 1 Sukoharjo. Seorang siswa berprestasi, Khaidar Cesar Putra Koes Zhuliansyach dari kelas XE5, mendapatkan hadiah berupa sepeda dari Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo, Koyem, S.Pd., M.Si. Perhatian khusus tersebut diberikan setelah pihak sekolah mengetahui Khaidar yang berhasil meraih Juara 2 tingkat Kabupaten Sukoharjo dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA/SMK/MA/MAK sederajat ternyata setiap hari berjalan kaki menuju sekolah.
Di balik prestasi yang membanggakan itu, tersimpan perjuangan yang tidak ringan. Khaidar yang tinggal di kawasan sekitar Stasiun Sukoharjo tetap berangkat sekolah dengan berjalan kaki karena sepeda yang dimilikinya telah rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangatnya untuk belajar dan berlatih hingga mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten.
Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo, Koyem, S.Pd., M.Si., mengaku awalnya mengetahui prestasi yang diraih Khaidar. Saat berbincang dengan siswa tersebut, ia terkejut mengetahui bahwa Khaidar tidak memiliki kendaraan yang layak untuk berangkat ke sekolah.
“Saya tanya, sepeda ke mana? Ternyata punya sepeda tapi sudah rusak. Saya lihat anaknya rajin, masuk sekolah disiplin, akhirnya saya belikan sepeda,” ujarnya.
Menurut Koyem, keputusan memberikan bantuan sepeda bukan semata-mata karena prestasi yang telah diraih, tetapi juga karena sikap disiplin dan kegigihan Khaidar dalam menempuh pendidikan. Di tengah banyaknya siswa yang memiliki fasilitas memadai, Khaidar tetap memilih berjalan kaki setiap hari tanpa pernah menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk absen atau terlambat masuk sekolah.
Pemberian sepeda dilakukan secara langsung dengan dukungan pihak sekolah. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan dan keteladanan yang ditunjukkan siswa berprestasi tersebut. Koyem berharap bantuan itu dapat mempermudah perjalanan Khaidar ke sekolah sekaligus menjadi penyemangat untuk terus mempertahankan prestasi dan kedisiplinannya.
“Besok masuk terus ya. Alhamdulillah selama ini tidak pernah terlambat. Memang anaknya disiplin,” katanya.
Lebih jauh, Koyem berpesan agar para siswa tidak merasa minder meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Menurutnya, kondisi ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik.
“Jangan minder jadi anak orang tidak mampu. Kita ini semuanya sama, hanya belum beruntung saja. Harus semangat, harus ikut organisasi supaya punya jati diri,” jelasnya.
Kisah Khaidar menjadi gambaran nyata bahwa semangat, ketekunan, dan tanggung jawab mampu mengalahkan berbagai keterbatasan. Dengan hanya mengandalkan kedua kakinya, ia tetap hadir setiap hari di sekolah dan berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di bidang olahraga.
“Yang menginspirasi itu karena dia jalan kaki dan tetap disiplin. Anak sekarang banyak yang malu jalan kaki ke sekolah, tetapi dia tidak bolos. Hanya modal kaki, tetapi tetap semangat belajar,” ungkap Koyem.
Sementara itu, Khaidar Cesar Putra Koes Zhuliansyach menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh kepala sekolah. “Terima kasih kepada Ibu Koyem, S.Pd., M.Si., Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo. Saya biasanya ke sekolah jalan kaki, sekarang sudah bisa naik sepeda. Barakallah ya, Ibu. Semoga SMA Veteran 1 Sukoharjo semakin sukses,” tuturnya dengan penuh haru.
Pemberian sepeda tersebut bukan sekadar bantuan sarana transportasi, tetapi juga simbol kepedulian dan penghargaan terhadap perjuangan seorang anak yang terus berusaha meraih pendidikan dan prestasi di tengah keterbatasan. Kisah Khaidar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk tetap semangat belajar, disiplin, dan pantang menyerah dalam mengejar cita-cita. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...

Tidak ada komentar: