SRIPA 2026 UNISRI Hadirkan Ganjar Pranowo, Bahas Optimalisasi Anggaran Transparan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Print Friendly and PDF

Narasumber Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah Periode 2013-2023) saat memaparkan materi seminar nasional.


SRIPA 2026 UNISRI Hadirkan Ganjar Pranowo, Bahas Optimalisasi Anggaran Transparan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Solo - majalahlarise.com - Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar Slamet Riyadi Conference on Public Administration (SRIPA) 2026 di Auditorium UNISRI, Kamis (4/6/2026). Seminar nasional tersebut mengangkat tema “Pembangunan Berkelanjutan melalui Optimalisasi Anggaran yang Efektif dan Transparan” dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, termasuk Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah Periode 2013-2023. Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk membahas tata kelola anggaran yang efisien, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Tema yang diusung SRIPA 2026 dinilai sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini, terutama di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap efisiensi APBN dan APBD, transparansi belanja negara, serta pengawasan penggunaan pajak rakyat. Berbagai isu terkait pengadaan barang, perjalanan dinas, hingga program bantuan sosial menjadi perhatian publik sehingga optimalisasi anggaran dipandang sebagai kebutuhan yang mendesak untuk menjamin keberlanjutan pembangunan.

Selain Ganjar Pranowo, seminar nasional ini juga menghadirkan Prof. Dr. Winarti, M.Si., Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, H. Adhe Eliana, S.E., Wakil Bupati Karanganyar, serta Hanum Ashtya Vianti selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara UNISRI. Kehadiran para narasumber dari kalangan akademisi, pemerintahan, dan mahasiswa diharapkan mampu memberikan perspektif yang komprehensif terkait pengelolaan anggaran publik.

Ketua Pelaksana SRIPA 2026, Dinda Puspita, menjelaskan bahwa SRIPA merupakan wadah bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk bertukar gagasan sekaligus merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan bangsa. 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong lahirnya pemikiran inovatif yang mampu menjawab dinamika kebijakan publik,” ujarnya.

Dinda juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, fakultas, program studi, sponsor, narasumber, serta seluruh panitia yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. 

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat besar, memperluas wawasan, memperkuat jejaring akademik, serta menjadi sarana pengembangan kapasitas bagi seluruh peserta,” katanya.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UNISRI, Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menjelaskan pentingnya tema yang diangkat pada SRIPA 2026. “Tema ini menjadi sangat penting dan aktual pada saat ini. Ini merupakan strategi bagaimana mengelola dana. Efisiensi penggunaan anggaran menjadi penting sekaligus evaluasi terhadap implementasi anggaran kita. Misalnya isu APBN untuk pengadaan hewan kurban, perjalanan dinas ke luar negeri, bagaimana ini terkait dengan optimalisasi anggaran. Sangat penting semoga bisa mencari narasi-narasi yang berkaitan dengan optimalisasi anggaran pembangunan berkelanjutan,” paparnya.

Sementara itu, Dekan FISIP UNISRI, Dr. Herning Suryo Sarjono, M.Si., mengapresiasi konsistensi mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara dalam menyelenggarakan SRIPA setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi ruang ilmiah yang strategis untuk mengasah daya kritis mahasiswa dalam mengkaji berbagai isu kebijakan publik sekaligus memperkuat budaya akademik di lingkungan kampus.

Melalui SRIPA 2026, UNISRI berharap lahir berbagai rekomendasi dan gagasan konstruktif yang dapat mendukung terciptanya tata kelola anggaran yang lebih efektif, transparan, dan bertanggung jawab guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Sofyan)


Baca juga: Pelatihan Penulisan Berita Web Digelar di Kelurahan Pagutan Manyaran, Dorong Transparansi Informasi dan Publikasi Kegiatan Masyarakat


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top