SD Muhammadiyah 1 Solo Terima Studi Tiru SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Bahas Digitalisasi hingga Manajemen Sekolah

Print Friendly and PDF



SD Muhammadiyah 1 Solo Terima Studi Tiru SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Bahas Digitalisasi hingga Manajemen Sekolah

Solo - majalahlarise.com - SD Muhammadiyah 1 Solo menerima kunjungan studi tiru dari SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, penguatan manajemen sekolah profesional, serta pengembangan berbagai program unggulan di lingkungan sekolah.

Rombongan SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal dipimpin Kepala Sekolah Ina Oktaviana dengan membawa sebanyak 35 peserta menggunakan satu armada bus. Kedatangan rombongan disambut jajaran pimpinan SD Muhammadiyah 1 Solo yang dipimpin Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Imam Priyanto.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mempelajari berbagai aspek pengelolaan sekolah, mulai dari manajemen sekolah, pengembangan kurikulum, hingga digitalisasi sekolah. Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal Ina Oktaviana menjelaskan pihaknya juga mendalami sejumlah program unggulan yang telah diterapkan di SD Muhammadiyah 1 Solo.

"Pengelolaan program kekhasan ISMUBA dan pembiasaan karakter siswa, pengelolaan sarana prasarana, kantin sehat, dan usaha kesehatan sekolah (UKS), serta strategi kehumasan dan penerimaan peserta didik baru (PPDB)," ujarnya.


Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo Sri Sayekti melalui Humas Dwi Jatmiko, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, sekolah yang berdiri sejak 1935 tersebut selalu terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan. Ia menjelaskan kolaborasi antar lembaga pendidikan Muhammadiyah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas kontribusi bagi umat yang berkemajuan.

Dalam paparannya, Dwi Jatmiko memaparkan tujuh elemen manajemen penting yang menjadi mesin penggerak sekolah modern. "Ada tujuh elemen manajemen penting yang digambarkan layaknya mesin penggerak sekolah modern. Tanamkan sistem ke warga sekolah jangan seperti ibarat mendorong mobil mogok," ujarnya.

Ia menjelaskan, pilar pertama diawali dengan Manajemen SDM, diikuti Manajemen Loyalitas untuk membangun komitmen internal yang kuat. Pilar berikutnya meliputi Manajemen Pelayanan dan Manajemen Kurikulum sebagai fondasi akademik. "Menghadapi era digital, Pilar 5 mengusung Manajemen Inovasi dan Teknologi dengan kartu multi fungsi M1Smart Card," bebernya.

Sementara itu, untuk memperkuat daya saing institusi, SD Muhammadiyah 1 Solo juga menerapkan Manajemen Marketing. Seluruh sistem tersebut ditopang oleh Pilar Manajemen Doa sebagai landasan spiritual. "Sinergi utuh dari ketujuh pilar ini diharapkan mampu mencetak standar baru sekolah berkualitas tinggi di masa depan dan diminati masyarakat sukses SPMB hingga tahun 2030 secara indent," pungkas Dwi Jatmiko. (Sofyan)


Baca juga: Kerja Sama Tax Center Univet Bantara dan DJP Jateng II Diperpanjang, Perkuat Literasi Pajak dan Kompetensi Mahasiswa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top