Kerja Sama Tax Center Univet Bantara dan DJP Jateng II Diperpanjang, Perkuat Literasi Pajak dan Kompetensi Mahasiswa

Print Friendly and PDF

 

Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum dan Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Herlin Sulismiyarti, S.H., M.H. saat menunjukan naskah kerjasama usai penandatanganan.

Kerja Sama Tax Center Univet Bantara dan DJP Jateng II Diperpanjang, Perkuat Literasi Pajak dan Kompetensi Mahasiswa

Sukoharjo - majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II resmi menandatangani naskah dokumen kerja sama sebagai upaya memperkuat literasi perpajakan di lingkungan perguruan tinggi, Rabu (24/6/2026). Penandatanganan yang berlangsung di Gedung A Bantara Meeting Rooms tersebut menjadi kelanjutan sinergi yang telah terjalin sejak 2021 melalui Tax Center Univet Bantara.

Kegiatan dihadiri Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, Kerjasama dan Alumni Dr. Djatmiko Hidajat, S.Pd., M.Pd., jajaran Fakultas Ekonomi, serta pimpinan Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Herlin Sulismiyarti, S.H., M.H. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembukaan, doa, laporan Ketua Tax Center, sambutan para pimpinan, penandatanganan naskah kerja sama, tukar cinderamata, hingga foto bersama.

Ketua Tax Center Univet Bantara Salman Faris Insani, S.E., M.M. dalam laporannya menyampaikan Tax Center yang diresmikan pada 2021 lahir dari gagasan almarhumah Dr. Sri Wahyuni Agustiningsih, dekan pertama Fakultas Ekonomi, untuk meningkatkan kompetensi perpajakan mahasiswa sekaligus memperluas jejaring dunia kerja. Salman mengungkapkan sejumlah capaian membanggakan, salah satunya keberhasilan mahasiswi Injas Rimawati yang pernah mengikuti magang di KPP Pratama Sukoharjo hingga akhirnya diterima bekerja di PT Libra Permana.


"Ketika dia mengikuti tahapan seleksi, sampai pada tahap akhir wawancara bersama kandidat dari perguruan tinggi lain, salah satu pertanyaannya terkait kompetensi perpajakan. Alhamdulillah, ini sebuah rezeki yang luar biasa bagi mahasiswi kami," ungkapnya.

Menurut Salman, program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) juga terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah mahasiswa berhasil lolos seleksi dan memperoleh prestasi membanggakan, termasuk Nur Fahmi yang meraih sertifikat kategori platinum setelah bertugas selama lima bulan di KP2KP Wonogiri. 

"Tahun berikutnya sosialisasi Renjani kembali dilaksanakan dan ada satu orang mahasiswa lolos, saudara Nur Fahmi yang dalam kurun waktu lima bulan berhasil mendapatkan sertifikat dengan kategori platinum," jelasnya. Memasuki 2026, Tax Center juga menggelar pelatihan Coretax DCP serta memberikan beasiswa pelatihan bersertifikat bagi mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. menyampaikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan DJP telah memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi Fakultas Ekonomi, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika. 

"Apapun yang kita lakukan programnya harus tampak dampaknya. Semuanya harus bisa diukur karena sekarang ukuran kinerja perguruan tinggi adalah dampak yang dihasilkan," ujarnya.

Prof. Farida berharap kerja sama ke depan dapat diperluas melalui peningkatan penyuluhan perpajakan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Selain itu, pihak universitas juga mengusulkan adanya kesempatan magang yang lebih luas bagi mahasiswa di lingkungan instansi perpajakan. 

"Kami sangat berharap anak-anak kami diberi kesempatan untuk magang. Pengalaman itu akan sangat bermanfaat dan menjadi bekal untuk meraih pekerjaan di berbagai lini," ungkapnya.

Mewakili Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II, Herlin Sulismiyarti, S.H., M.H. menjelaskan perpanjangan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam melakukan transfer pengetahuan dan meningkatkan kesadaran perpajakan di kalangan mahasiswa maupun sivitas akademika. 

"Kerja sama ini merupakan komitmen kami untuk melakukan transfer knowledge dan literasi kepada adik mahasiswa maupun sivitas akademika terkait perpajakan," ujarnya.

Herlin menambahkan DJP membuka peluang seluas-luasnya bagi perguruan tinggi untuk menyelenggarakan kuliah umum, penyuluhan, maupun berbagai kegiatan edukasi perpajakan lainnya. DJP juga siap menerima mahasiswa magang dengan mekanisme pengajuan resmi dari perguruan tinggi. 

"Kalau ada permintaan dari universitas untuk memberikan kuliah umum maupun edukasi masalah pajak tertentu, insya Allah kami siap hadir asal ada undangan. Dari undangan itu kami akan menyusun materi dan silabus yang diperlukan," jelasnya.

Ia berharap kolaborasi antara DJP dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut karena edukasi perpajakan memiliki dampak jangka panjang terhadap pembangunan bangsa. 

"Mengedukasi masyarakat harus terus dilakukan karena dampaknya bukan hanya saat ini, tetapi juga di masa depan. Pajak adalah tulang punggung perekonomian Indonesia dan dari situlah kita membangun negeri ini menjadi negeri yang berdaulat," pungkasnya. (Sofyan)


Baca juga: Milad ke-117 Muhammadiyah, PCM Tersono Batang Gelar Tabligh Akbar dan Wayang Golek Pitutur, Ribuan Jamaah Padati SMP Muhammadiyah Tersono


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top