Pelantikan Direktur Pascasarjana Univet Bantara Sukoharjo Periode 2025-2030, Dr. Veronica Unun Pratiwi Targetkan Pascasarjana Raih Akreditasi Unggul

Print Friendly and PDF

Ketua Pembina YPPP Veteran Drs. Bambang Margono, MM mengambil sumpah janji jabatan sekaligus melantik Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd sebagai Direktur Pascasarjana Univet Bantara periode 2025-2030. 


Pelantikan Direktur Pascasarjana Univet Bantara Sukoharjo Periode 2025-2030, Dr. Veronica Unun Pratiwi Targetkan Pascasarjana Raih Akreditasi Unggul

Sukoharjo - majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Direktur Pascasarjana periode 2025-2030 di Ruang Bantara Gedung A, Selasa (23/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pembina YPPP Veteran Drs. Bambang Margono, MM melantik Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd sebagai Direktur Pascasarjana Univet Bantara periode 2025-2030. Acara ini dihadiri jajaran pengurus YPPP Veteran Sukoharjo, jajaran Rektorat, Dekan Universitas.

Ketua Pembina YPPP Veteran Drs. Bambang Margono, MM menyampaikan pelantikan Direktur Pascasarjana bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar untuk membawa Program Pascasarjana semakin berkembang. Ia berharap Pascasarjana Univet mampu meningkatkan kualitas hingga meraih akreditasi unggul. "Tugas ini sangat berat, tapi juga mulia. Pascasarjana ke depan harus benar-benar memiliki akreditasi unggul," ujarnya.

Menurut Bambang Margono, pengembangan Pascasarjana juga perlu diarahkan pada pembukaan program studi baru yang memiliki prospek besar, seperti bidang hukum dan manajemen. Program studi tersebut dinilai sangat dibutuhkan masyarakat, terutama kalangan pekerja yang memerlukan pendidikan lanjutan yang praktis dan aplikatif. 

"Kita tidak hanya memiliki satu program pascasarjana. Ke depan perlu dipikirkan pembukaan program studi lain, seperti hukum dan manajemen, karena kebutuhan masyarakat cukup besar," katanya.

Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd sebagai Direktur Pascasarjana Univet Bantara periode 2025-2030 saat foto bersama jajaran pengurus YPPP Veteran Sukoharjo.


Selain itu, Bambang Margono menjelaskan pentingnya upaya aktif dalam menjaring mahasiswa baru. Menurutnya, perguruan tinggi swasta harus bekerja lebih keras dalam menarik minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. "Kesempatan menjadi direktur ini juga harus diiringi upaya mencari mahasiswa. Itu harus dan wajib dilaksanakan," ujarnya. Ia menambahkan, "Perguruan tinggi swasta memang harus mencari mahasiswa sendiri, tetapi kita harus tetap berjuang dan tidak boleh menyerah."

Bambang Margono juga mendorong penguatan kompetensi mahasiswa, terutama kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan tambahan lainnya agar lulusan memiliki daya saing tinggi. 

"Kami harapkan semua mahasiswa mau belajar bahasa Inggris dan meningkatkan keterampilan lainnya. Harapan kami, universitas juga mampu menarik mahasiswa dengan memberikan kompetensi tambahan sehingga nama kampus semakin harum," pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum berharap kepemimpinan baru di Program Pascasarjana mampu menghadirkan semangat baru dalam pengelolaan akademik sekaligus meningkatkan berbagai capaian yang telah diraih sebelumnya. 

"Dengan terpilihnya direktur baru saya berharap ada semangat baru dalam mengelola program pascasarjana, terutama tentu saja bisa mencapai prestasi unggul karena kemarin masih baik sekali, kemudian juga menambah jumlah mahasiswa," ujarnya.

Rektor menjelaskan peningkatan luaran penelitian dan penguatan kualitas pendidikan menjadi fokus penting dalam membawa Program Pascasarjana menuju level internasional. Ia berharap Pascasarjana mampu menghasilkan lebih banyak publikasi ilmiah bereputasi internasional. "Saya berharap banyak muncul jurnal-jurnal Scopus dari Program Pascasarjana," katanya.

Selain itu, Prof. Farida mendorong Pascasarjana mulai membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk melanjutkan studi di jenjang magister. Menurutnya, latar belakang Direktur Pascasarjana yang berasal dari bidang Bahasa Inggris serta memiliki jejaring luas di tingkat internasional menjadi modal penting dalam mempercepat proses internasionalisasi.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Mukti Widayati, M.Hum yang telah memimpin pada periode sebelumnya, serta kepada Dr. Nurnaningsih yang telah menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas direktur. "Insyaallah Pascasarjana akan semakin baik dan berkembang dengan dukungan kita bersama," ungkapnya.

Usai dilantik, Direktur Pascasarjana Univet Bantara Dr. Veronica Unun Pratiwi, M.Pd menyampaikan Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) terus menunjukkan perkembangan positif dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak dibandingkan sejumlah perguruan tinggi lain. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan eksistensi sekaligus meningkatkan kualitas program studi. 

"Visi saya merupakan turunan dari visi rektor, yaitu membuat Program Pascasarjana MPBI menuju unggul sehingga dapat mendukung perguruan tinggi ini menjadi unggul juga karena ada MPBI yang unggul," ujarnya.

Dr. Veronica menjelaskan pihaknya menargetkan MPBI tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional dengan menjaring mahasiswa dari luar Jawa hingga luar negeri. Saat ini, sebagian besar mahasiswa MPBI berasal dari kalangan kepala sekolah dan guru, disertai sejumlah lulusan baru yang melanjutkan studi ke jenjang magister. 

"Kebanyakan mahasiswa kami adalah kepala sekolah dan guru-guru. Ada juga fresh graduate dari S1 yang melanjutkan ke sini dan tahun ini ada yang masuk S3," katanya.

Ia menambahkan jangkauan mahasiswa MPBI mulai semakin luas. Pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini tercatat terdapat mahasiswa yang berasal dari Medan, melengkapi mahasiswa dari berbagai daerah seperti Wonogiri, Pacitan, Sragen, dan Boyolali. 

"Target kami ke depan adalah menjaring mahasiswa dari luar Jawa bahkan dari luar negeri. Tahun ini sudah ada mahasiswa dari Medan, sehingga kami optimistis jangkauan MPBI akan semakin luas," jelasnya. (Sofyan)


Baca juga: 1.472 Mahasiswa UNISRI Siap KKN 2026 di Sragen, Dibekali Filosofi Pengabdian hingga PPKS


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top