GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Kolaborasi UNISRI-BRIN Latih Orang Tua Forum Jatigiri Olah Pangan Bergizi Bebas Gluten untuk Anak Berkebutuhan Khusus
![]() |
| Pelatihan pengolahan pangan bergizi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). |
Kolaborasi UNISRI-BRIN Latih Orang Tua Forum Jatigiri Olah Pangan Bergizi Bebas Gluten untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Wonogiri - majalahlarise.com - Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Playen Gunungkidul menggelar pelatihan pengolahan pangan bergizi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), Sabtu (13/6). Kegiatan yang diikuti 52 anggota Paguyuban Forum Jatigiri “Pejuang Buah Hati Wonogiri” ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dalam menyediakan makanan sehat dan aman bagi anak dengan berbagai jenis disabilitas, mulai sensorik, fisik, intelektual hingga mental.
Forum Jatigiri yang berdiri sejak 8 Desember 2018 atas inisiatif dr. Celli Septiana kini memiliki sekitar 80 anggota. Komunitas tersebut aktif menjadi wadah saling menguatkan sekaligus memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas dan keluarganya. Pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan orang tua ABK, terutama anak autis yang memerlukan perhatian khusus terhadap konsumsi makanan karena sensitif terhadap MSG, pewarna, pengawet, dan bahan perisa.
Dalam pelatihan tersebut, narasumber dari BRIN Playen Gunungkidul, Prof. Dr. Ir. Titiek F. Djafaar, M.P. dan Dr. Ir. Tri Marwati, M.P., mempraktikkan pembuatan cookies dan nugget tinggi protein tanpa bahan pengawet maupun bahan tambahan pangan. Salah satu inovasi yang dikenalkan adalah penggunaan mocaf atau tepung fermentasi singkong bebas gluten sebagai bahan utama yang aman dikonsumsi anak berkebutuhan khusus.
Dr. Ir. Tri Marwati, M.P. menjelaskan sensitivitas anak autis terhadap beberapa jenis bahan pangan perlu menjadi perhatian orang tua. Menurutnya, pola makan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan fisik maupun mental anak.
“Anak dengan disabilitas seperti autism relatif sensitif terhadap bahan pangan tertentu. Bahan pangan ber-gluten dapat menyebabkan luka pada saluran pencernaan yang berdampak pada kesehatan mental ADD. Karena itu kami dorong penggunaan bahan organik, bebas pestisida, antibiotik, rendah gula, rendah MSG, dan bebas gluten,” jelasnya.
Ketua Tim Pengabdian Fakultas Sains dan Teknologi UNISRI, Dr. Akhmad Mustofa, S.TP., M.Si., menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat sekaligus menghilirisasikan hasil penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian IKU 5 berupa luaran hasil kerja sama dan hilirisasi hasil penelitian, terutama dari Program Studi Teknologi Pangan. Harapannya ilmu yang diberikan bisa langsung dipraktikkan orang tua di rumah,” ujarnya.
Sementara itu, psikolog dan terapis Forum Jatigiri, Wuri Rahmawati, menyampaikan diet rendah gula, rendah MSG, dan bebas gluten sangat dibutuhkan oleh anak berkebutuhan khusus. Ia juga menganjurkan konsumsi buah, yogurt, dan sumber protein berkualitas untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Pengurus Forum Jatigiri berharap kolaborasi antara UNISRI dan BRIN dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Mereka menginginkan adanya kerja sama yang lebih luas untuk memperkuat kemandirian orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mengembangkan potensi komunitas.
Melalui kegiatan ini, UNISRI dan BRIN menunjukkan komitmen menghadirkan riset dan pengabdian yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pemenuhan hak gizi anak berkebutuhan khusus di Wonogiri dan sekitarnya sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara lebih optimal. (Sofyan)
Baca juga: Dojo Manunggal Manyaran Borong Prestasi di Kejurkab Karate Piala Bupati Wonogiri 2026
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...

Tidak ada komentar: