GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Puluhan Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo Terima Beasiswa YPPP Veteran untuk Prestasi dan Siswa Kurang Mampu
![]() |
| Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo, Malkan Maliya menyerahkan beasiswa kepada siswa. |
Puluhan Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo Terima Beasiswa YPPP Veteran untuk Prestasi dan Siswa Kurang Mampu
Sukoharjo - majalahlarise.com - SMK Veteran 1 Sukoharjo Pusat Keunggulan menyalurkan beasiswa YPPP Veteran Sukoharjo kepada puluhan siswa berprestasi dan siswa kurang mampu, Kamis (21/5/2026). Program tersebut menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap keberlangsungan pendidikan sekaligus upaya meningkatkan motivasi belajar siswa di lingkungan sekolah.
Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo, Malkan Maliya, menjelaskan terdapat 38 siswa penerima bantuan beasiswa yang berasal dari berbagai semester dan terakumulasi dalam satu tahun ajaran. Menurutnya, program itu difokuskan bagi siswa berprestasi serta siswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
“Kita memang membebaskan biaya bulanan dari anak-anak yang memiliki prestasi akademik yang baik dan ada indikasi kemampuan orang tua secara ekonomi kurang,” tuturnya.
Ia menjelaskan penerima beasiswa dipilih berdasarkan dua kriteria utama, yakni memiliki prestasi akademik yang baik dan berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas. Sekolah menilai bantuan finansial diperlukan agar siswa tetap dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal tanpa khawatir terhadap biaya pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, bantuan paling banyak diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Besaran bantuan yang diterima bervariasi mulai Rp600 ribu hingga Rp700 ribu. Sekolah juga mengundang orang tua dan siswa penerima bantuan dalam prosesi penyerahan beasiswa sebagai bentuk penguatan komunikasi sekaligus memberikan motivasi kepada siswa agar tetap semangat belajar.
“Harapannya tentu akan menambah semangat anak tersebut untuk mempertahankan atau meningkatkan prestasi yang selama ini sudah dicapai,” ujarnya.
Selain sebagai bantuan pendidikan, program beasiswa tersebut juga menjadi bentuk penghargaan atas capaian akademik siswa. Sekolah berharap penghargaan itu mampu memacu siswa lain untuk lebih giat belajar dan meningkatkan prestasi di sekolah.
Malkan Maliya menambahkan pemberian beasiswa juga diikat dengan komitmen kedisiplinan dan semangat belajar dari para penerima bantuan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan siswa tetap rajin mengikuti pembelajaran dan mampu mempertahankan motivasi belajarnya.
“Kita ikat dengan sebuah komitmen bahwa dia harus bisa mempertahankan semangat belajarnya di sekolah kita ini, artinya harus menunjukkan kedisiplinannya ataupun semangat belajarnya dengan rajin masuk dan sebagainya,” ungkapnya.
Ia menambahkan apabila siswa mampu menjaga prestasi dan semangat belajar, peluang memperoleh bantuan lanjutan akan tetap terbuka. Sebaliknya, jika semangat belajar menurun, bantuan tahap berikutnya dapat dihentikan.
Selain program beasiswa dari yayasan, sekolah juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan dalam bentuk bantuan potongan biaya pendidikan bagi siswa yang berpotensi bekerja setelah lulus. Tak hanya itu, sekolah memiliki program ZIS yang berasal dari sumbangan sukarela guru dan karyawan setiap bulan untuk membantu siswa kurang mampu.
“Tujuannya untuk membantu anak-anak yang kurang mampu tadi, jadi ada juga bantuan ZIS dari sekolah kepada para anak-anak kita,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap kuota penerima beasiswa ke depan dapat terus bertambah mengingat masih banyak siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan dari sisi ekonomi. Komitmen tersebut dinilai penting agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik. (Sofyan)
Baca juga: Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Solo Diisi Aksi Bersih Lingkungan di Benteng Vastenburg
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: