GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Memahami Kapita Selekta Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Pengajarannya dalam berbagai Perspektif
Memahami Kapita Selekta Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Pengajarannya dalam berbagai Perspektif
Oleh: Prof. Dr. Muhammad Rohmadi,S.S. M.Hum.
Dosen PBSI FKIP UNS, Penggiat Literasi Arfuzh Ratulisa, & DIKLISA
Email: rohmadi_dbe@yahoo.com/Youtube/Tiktok: M. Rohmadi Ratulisa
![]() |
| Prof. Dr. Muhammad Rohmadi,S.S. M.Hum. |
"Kawan, proses belajar dan membelajarkan diri dengan keinginan untuk berjuang dan meyakini perjuangan itu pasti akan indah pada waktunya”
Puji syukur hanya untuk-Nya. Atas kehendak dan hidayah-Nya akhirnaya Buku Diklisa#4 yang berjudul Kapita Selekta Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Pengajarannya telah terbit dalam rangka ulang tahun ke-1 Komunitas Diklisa (Dialog Pendidikan, Literasi, Bahasa, dan Sastra). Komunitas Diklisa didirikan dan diluncurkan oleh Prof. Dr. Muhammad Rohmadi, S.S.,M.Hum. pada Jumat, 2 Mei 2025 dan saat ini, Sabtu, 2 Mei 2026, Komunitas Diklisa tepat berusia 1 tahun sejak diluncurkan. Kehadiran buku Diklis#4 ini diluncurkan pada tanggal 2 Mei 2026 sebagai kado ulang tahun setahun usia Komunitas Diklisa yang Cerdas dan Kreatif untuk Indonesia.
Kegiatan Dialog Pendidikan, Literasi, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Pengajarannya ini didukung oleh keluarga besar Komunitas Diklisa dan didukung oleh Unit Akreditasi Internasional dan Internasional LPPMP UNS, Lembaga Literasi Arfuzh Ratulisa Surakarta, Penerbit Yuma Pustaka Surakarta, kampus, dan sekolah di seluruh Indonesia. Kehadiran buku Diklisa#4 ini sekaligus juga mangayubagyo purnatugas salah satu keluarga Komunitas Diklisa, yaitu Dr. Edy Suryanto, M,Pd. salah satu dosen PBSI FKIP UNS Surakarta. Oleh karena itu, kepada keluarga besar Diklisa dan semua lembaga yang telah mendukung kegiatan Komunitas Diklisa selama satu tahun ini diucapkan banyak terima kasih.
Perkembangan teknologi yang begitu pesat menjadi peluang dan tantangan tersendiri bagi para siswa, mahasiswa, guru, dosen, penggiat literasi, wartawan, dan seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan semua data dan informasi berkelimpahan tersedia pada sumber-sumber literasi digital tanpa terseleksi. Apabila pembaca tidak selektif akan dapat berdampak negatif tetapi apabila pembaca dapat selektif dan melek literasi digital pastilah akan aman dan justru dapat memanfaatkan semua sumber-sumber literasi digital tersebut untuk kemaslahatan diri dan umat sepanjang hayat. Komtimen untuk terus belajar dan membelajarkan diri melalui aneka sumber literasi digital dan nondigital merupakan komitmen untuk mengimplementasikan proses belajar mandiri melalui literasi dengan Ratulisa (rajin menulis dan membaca) sepanjang masa.
Peran guru, dosen, orang tua, penggiat litearasi untuk dapat menjadi fasilitator untuk belajar dan membelajarkan diri melalui aneka sumber-sumber literasi digital sangat dirindukan. Kehadiran para penggiat literasi untuk dapat memilih dan memilah aneka kapita selekta keilmuan dan pengetahuan dalam multikonteks kehidupan sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat NKRI. Upaya untuk terus menggerakkan semangat belajar dan membelajarkan multigenrasi NKRI dengan berbagai sumber literasi yang berkonteks pendidikan, agama, budaya, seni, bahasa, politik, sosial, ekonomi, hukum dan aneka konteks lainnya dalam multikonteks kehidupan sangatlah diperlukan. Oleh karena itu, Komunitas Diklisa dan Lembaga Literasi Arfuazh Ratulisa hadir untuk dapat menjadi fasilitaor dialog aneka topik dan imajinasi kreatif bagi multigenerasi NKRI yang hebat dan luar biasa.
Kehadiran Buku Diklisa#4 ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif sumber literasi bagi multigenerasi NKRI yang terus harus belajar dan berliterasi dengan Ratulisa sepanjang masa. Kehadiran Buku Diklis#4 diharapkan dapat memantik semangat siswa, guru, dosen, penggiat literasi, dan seluruh masyarakat NKRI untuk terus menjadi penggerak literasi ratulisa bersama Komunitas Diklisa melalui keluarga, teman, sahabat, saudara, kawan, guru, dosen, seluruh komunitas-komunitas dan penggiat literasi, serta masyarakat NKRI. Upaya nyata untuk dapat melek literasi ya harus menjadi teladan untuk berliterasi dengan ratulisa, rajin menulis dan membaca sepanjang masa.
Akhirnya, selamat untuk Komunitas Diklisa yang telah berulang tahun ke-1 dan selalu hadir sebagai penggerak dan fasilitator untuk berliterasi dengan Ratulisa. Selama 12 bulan telah mengadakan kegiatan Diklisa sebanyak 12 kali kegiatan seminar dan Dialog Diklisa, dan diabadikan melalui kanal Youtube DIKLISA dan ARFUZH RATULISA sebanyak 12 kegiatan. Kemudian dihasilkan Mars Diklisa dan Arfuzh Ratulisa, Lagu Ratulisa, dan Profil Diklisa. Selain itu juga telah dihasilkan karya bersama keluarga besar Diklisa dalam bentuk 4 buku Diklisa yang ditulis bersama, yaitu Buku Diklisa #1, Buku Diklisa#2, Buku Diklisa#3 berwujud prosiding, dan Buku Diklisa#4. Semoga kehadiran buku-buku dan karya-karya komunitas Diklisa akan memberikan kemaslahatan untuk umat sepanjang hayat. Selamat melaksanakan 3M: membaca, memahami, dan mengamalkan. Kawan, teruslah berliterasi dengan Ratulisa. “Membacalah untuk menulis dan menulislah untuk dibaca umat sepanjang hayat”. Mohon maaf segala khilaf dan terima kasih atas segala dukungan dan motivasi silaturahmi dan berliterasi dengan Ratulisa sepanjang masa.
“Makan rendang dengan rambak, minumnya es kelapa muda. Ayo bergerak agar berdampak bersama Lembaga Literasi Arfuzh Ratulisa dan Komunitas Diklisa”
“Tulisan ini merupakan pengantar dalam Buku Diklisa#4 semoga dapat memotivasi dan menginspirasi multigenerasi NKRI bagi yang tidak dapat memiliki atau membaca Buku Diklisa#4 yang berjudul Kapita Selekta Bahasa, Sastra, Seni, Budaya dan Pengajarannnya”.
Istana Arfuzh Ratulisa dan Diklisa Surakarta, 11 Mei 2026
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: