FLS3N SD Tingkat Kecamatan Wuryantoro Jadi Ajang Pengembangan Karakter dan Kreativitas Siswa

Print Friendly and PDF

Peserta saat mengikuti lomba menyanyi solo.

FLS3N SD Tingkat Kecamatan Wuryantoro Jadi Ajang Pengembangan Karakter dan Kreativitas Siswa

Wonogiri – majalahlarise.com - Korwilcambidik Kecamatan Wuryantoro menyelenggarakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar, Senin (11/5/2026), bertempat di SD Negeri 1 Wuryantoro. Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa dari berbagai sekolah dasar sebagai upaya mengembangkan karakter, kreativitas, serta potensi seni peserta didik sejak usia dini.

Ketua panitia, Sutarno menyampaikan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni yang dimiliki. Menurutnya, ajang tersebut menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya sekaligus membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah keberanian, kemampuan berekspresi, serta membangun rasa percaya diri sejak usia dini,” ujarnya.

Ia menguraikan kegiatan pengembangan karakter siswa melalui ajang kreativitas dan seni tersebut kembali digelar dengan melibatkan peserta dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kecamatan Wuryantoro. Pada pelaksanaan tahun ini, jumlah peserta mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 133 siswa dari 23 sekolah mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari SD Negeri dan satu SDIT.

“Alhamdulillah meningkat dari tahun sebelumnya, sekarang ada 133 siswa dari 23 sekolah,” tuturnya.

Menurutnya, meningkatnya jumlah peserta menunjukkan antusiasme sekolah maupun siswa terhadap kegiatan pengembangan karakter melalui seni semakin baik. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran untuk melatih disiplin, kerja keras, dan sportivitas para siswa.

Dalam pelaksanaan FLS3N tahun ini, panitia menyiapkan tujuh cabang lomba yang terdiri dari gambar bercerita, pantomim, seni kriya, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, tari kreasi. Para peserta tampak antusias menampilkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri dan pendamping sekolah.

Sutarno berharap peningkatan jumlah peserta juga diikuti dengan meningkatnya kualitas penampilan siswa sehingga mampu bersaing pada jenjang berikutnya. “Karena peserta secara kualitas meningkat, insya Allah nanti kualitasnya juga meningkat dan bisa berbicara di tingkat kabupaten,” jelasnya.

Panitia berharap melalui kegiatan tersebut lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, namun juga memiliki karakter kuat, kreatif, dan mencintai seni budaya bangsa. (Sofyan)


Baca juga: Takwa Jadi Solusi Langit Setiap Persoalan Kehidupan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top