GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
67 Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta Diwisuda Tahfiz, Hafalan Capai 12 Juz
![]() |
| Sebanyak 67 siswa mengikuti prosesi wisuda dengan capaian hafalan bervariasi hingga 12 juz. |
67 Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta Diwisuda Tahfiz, Hafalan Capai 12 Juz
Solo - majalahlarise.com - Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Wisuda Tahfiz Al-Qur’an SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta yang digelar di Ballroom The Alana Hotel Solo, Sabtu (16/5/2026). Sebanyak 67 siswa mengikuti prosesi wisuda dengan capaian hafalan bervariasi hingga 12 juz.
Mengusung tema “Membentuk Generasi Rabbani dengan Al-Qur’an”, kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi sekolah terhadap perjuangan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus penguatan komitmen mencetak generasi Qur’ani.
Dalam wisuda tersebut, capaian hafalan siswa mulai dari juz 1 hingga juz 29. Rinciannya, wisuda juz 1 diikuti 8 siswa, juz 2 sebanyak 2 siswa, juz 3 satu siswa, juz 4 tiga siswa, juz 5 dan 6 masing-masing satu siswa, juz 23 satu siswa, juz 26 tiga siswa, juz 27 lima siswa, juz 28 sebanyak 20 siswa, juz 29 sebanyak 21 siswa, dan juz 30 satu siswa.
Prestasi membanggakan juga diraih Juhaina Yafi'ah Fadhila sebagai wisudawan terbaik pertama dan Afham Rais Faizullah Swandono sebagai wisudawan terbaik kedua.
Guru Besar UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Abdul Kholiq Hasan, MA., M.Ed., yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan anak tidak lepas dari peran besar keluarga dalam proses pendampingan.
“Jika ingin anak mampu menghafal Al-Qur’an, maka orang tua harus memiliki komitmen untuk membersamai. Ada lima kunci, yakni murojaah setiap hari, pendampingan keluarga, tasmi’, jadwal hafalan yang jelas, dan doa kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga memaparkan program tahfiz yang dijalankan SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta menjadi salah satu model pendidikan yang layak dikembangkan. Menurutnya, siswa tidak hanya didorong unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kekuatan religius melalui hafalan Al-Qur’an.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., mengapresiasi semangat para siswa dan dukungan orang tua dalam menyukseskan program tahfiz di sekolah.
“Alhamdulillah wisuda tahfiz diikuti 67 siswa. Saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang hadir, Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta, dan Kementerian Agama. Kami berharap para wisudawan dan wisudawati mampu menjaga hafalan, memahami, mengamalkan, dan mengajarkan Al-Qur’an,” tuturnya.
Momen paling mengharukan terjadi saat sesi pemberian mahkota dan surat cinta kepada orang tua. Prosesi diawali dengan pemutaran video perjuangan siswa selama mengikuti program tahfiz. Saat lampu ballroom dipadamkan, para siswa secara perlahan memasangkan mahkota kepada orang tua masing-masing. Tangis haru pun pecah di berbagai sudut ruangan.
Melalui kegiatan wisuda tahfiz ini, SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: