SMP Negeri 2 Manyaran Gelar TOT Kesehatan Gigi dan Mulut, Cetak Agen Perubahan Remaja Sehat

Print Friendly and PDF

Narasumber drg. Mamik Pratiwi Yekti menguraikan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. 


SMP Negeri 2 Manyaran Gelar TOT Kesehatan Gigi dan Mulut, Cetak Agen Perubahan Remaja Sehat

Wonogiri – majalahlarise.com – SMP Negeri 2 Manyaran menggelar kegiatan Training of Trainer (TOT) Kesehatan Gigi dan Mulut sebagai upaya membentuk generasi remaja sehat dan tangguh. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran sejak dini, dimulai dari hal kecil namun krusial, yakni menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan diikuti oleh perwakilan siswa kelas 7 dan kelas 8 yang dipersiapkan sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Manyaran Dra. Siti Khumaidah Hidayati menyampaikan, program ini dirancang tidak sekadar memberikan pemahaman, namun juga membangun peran aktif siswa dalam menyebarkan edukasi kesehatan kepada teman sebaya. 

“Kami berharap peserta yang mengikuti TOT ini mampu menjadi agen perubahan. Dari memahami proses menjaga kesehatan gigi dan mulut, kemudian mampu menerapkan pada diri sendiri, hingga menyebarkan ilmunya kepada teman-temannya melalui pembelajaran antar teman,” ujarnya.

Kegiatan menghadirkan narasumber drg. Mamik Pratiwi Yekti dari Puskesmas Kecamatan Manyaran yang memberikan materi secara komprehensif. Dalam paparannya, drg. Mamik menguraikan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ia juga mengingatkan, kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dengan benar dan rutin dapat mencegah berbagai masalah kesehatan di masa depan.

“Perawatan gigi dan mulut tidak bisa dianggap sepele. Jika tidak dijaga sejak dini, dampaknya bisa memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memahami cara merawat gigi yang benar dan menjadikannya sebagai kebiasaan sehari-hari,” jelasnya.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga dilengkapi dengan demonstrasi praktik menyikat gigi yang benar serta sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung yang dipandu oleh narasumber.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap terbentuk budaya hidup sehat di kalangan siswa yang berkelanjutan. Dengan pendekatan pembelajaran antar teman, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta TOT, tetapi dapat menyebar lebih luas di lingkungan sekolah, sehingga mampu menciptakan generasi remaja yang sehat, peduli, dan tangguh. (Sofyan)


Baca juga: Bangun Budaya Siaga Sejak Dini, SMP N 2 Giritontro Gelar Simulasi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 Secara Komprehensif


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top