GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Halal Bi Halal Trah Martorejo dan Kastorejo Hadirkan Wayang Golek Pitutur Penuh Makna
![]() |
| Halal Bi Halal Trah Martorejo & Kastorejo yang digelar di kediaman Bapak RT Zusro, Ngemplak RT 03/04, Tawangsari, Teras, Boyolali. |
Halal Bi Halal Trah Martorejo dan Kastorejo Hadirkan Wayang Golek Pitutur Penuh Makna
Boyolali — majalahlarise.com - Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan Halal Bi Halal Trah Martorejo & Kastorejo yang digelar di kediaman Bapak RT Zusro, Ngemplak RT 03/04, Tawangsari, Teras, Boyolali. Kegiatan ini menjadi semakin istimewa dengan hadirnya pagelaran Wayang Golek Pitutur yang sarat nilai kehidupan dan pesan moral.
Acara tersebut menghadirkan dalang sekaligus narasumber, Ki Bagus Hadi Pujiono, yang membawakan lakon “Tirto Panguripan Sejati”. Dalam penyampaiannya, ia menguraikan makna kehidupan sejati yang bersumber dari nilai keimanan, keikhlasan, serta pentingnya menjaga silaturahmi usai bulan Ramadan.
“Halal bi halal bukan sekadar tradisi, tetapi momentum membersihkan hati, mempererat persaudaraan, serta kembali pada fitrah sebagai manusia yang saling memaafkan,” tutur Ki Bagus Hadi Pujiono di sela pementasan.
Ia juga menjelaskan, “Tirto panguripan dapat dimaknai sebagai sumber kehidupan dan kesuksesan, ketika seseorang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an, memperoleh restu orang tua, dan hidup rukun dengan saudara.”
![]() |
| Dalang sekaligus narasumber, Ki Bagus Hadi Pujiono membawakan lakon “Tirto Panguripan Sejati”. |
Lebih lanjut, ia menyampaikan pentingnya menjaga warisan nilai keluarga. “Warisan orang tua yang paling berharga adalah anak-anak yang saleh. Ketika orang tua telah tiada, saat itulah kerukunan harus diwujudkan. Tidak ada artinya harta melimpah jika tidak rukun, tidak berarti jabatan tinggi jika tidak rukun. Maka, momentum halal bi halal perlu dimanfaatkan untuk membangun silaturahmi,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Sekretaris Desa Rendy Widodo, serta para bayan dan tokoh masyarakat seperti Sumanto, Dwiyanto (Pj), Rubadi Prayitno, Jumari, dan Wiyono. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai religius di tengah masyarakat.
Tuan rumah sekaligus penyelenggara, keluarga besar Mbah Martorejo & Kastorejo atau Bapak RT Zusro, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan lintas generasi.
Dengan balutan seni tradisi wayang golek pitutur, Halal Bi Halal ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi media dakwah kultural yang menginspirasi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...


Tidak ada komentar: