Sinergi Ormawa FSRD ISI Surakarta Bidik Hibah Nasional PPK Ormawa 2026

Print Friendly and PDF

Tim Bina Kreativitas dan Talenta (BAKAT), FSRD menggelar koordinasi bersama seluruh organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas.


Sinergi Ormawa FSRD ISI Surakarta Bidik Hibah Nasional PPK Ormawa 2026

Surakarta – majalahlarise.com - Upaya memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan terus dilakukan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia Surakarta. Melalui Tim Bina Kreativitas dan Talenta (BAKAT), FSRD menggelar koordinasi bersama seluruh organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sungging Prabangkara, Kampus 2 ISI Surakarta ini menjadi momentum awal penguatan program kerja bagi kepengurusan baru Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FSRD untuk masa bakti satu tahun ke depan.

Selain koordinasi internal, forum tersebut juga difokuskan pada sosialisasi serta pendampingan penyusunan subproposal hibah nasional Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026. Sebanyak 13 Himaprodi dan satu BEM fakultas hadir bersama dosen pembina kemahasiswaan untuk mematangkan strategi menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

Untuk memperkaya perspektif peserta, FSRD menghadirkan narasumber dari Universitas Ahmad Dahlan, Iis Suwartini, M.Pd. Ia dikenal aktif sebagai dosen pembina tim PPK Ormawa di UAD dan memiliki rekam jejak prestasi dalam pendampingan organisasi mahasiswa di tingkat nasional.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FSRD ISI Surakarta, Nur Rahmat Ardi Candra Dwi Atmaja, menguraikan pentingnya soliditas antarorganisasi mahasiswa untuk meraih hasil maksimal dalam kompetisi hibah nasional.

“Himpunan prodi dan BEM Fakultas perlu menyatukan tekad untuk meraih hasil terbaik. Kami mendorong mahasiswa memaksimalkan kolaborasi dengan dosen pembina dalam memetakan kemitraan strategis, terutama yang berangkat dari hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat. Dengan langkah tersebut, penyusunan subproposal dapat lebih tajam dan memberi dampak nyata,” ujar Ardi Candra.

Ia juga menuturkan, sinergi antara mahasiswa dan dosen menjadi kunci dalam membangun program pemberdayaan masyarakat yang inovatif sekaligus berkelanjutan.

Meski berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadan, antusiasme peserta tetap tinggi. Sekitar 80 mahasiswa mengikuti kegiatan ini secara aktif dan interaktif dalam setiap sesi diskusi serta pendampingan penyusunan proposal.

Melalui kegiatan tersebut, FSRD ISI Surakarta berkomitmen terus mendukung pengembangan talenta mahasiswa agar mampu melahirkan gagasan inovatif yang memberi manfaat bagi masyarakat luas melalui skema hibah nasional PPK Ormawa. (Sofyan)


Baca juga: Puasa Jadi Momentum Reset Kebiasaan Siswa di SMA Negeri 1 Gabus Grobogan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top