Pemuda Muslim Sukoharjo Bagikan Takjil Toleransi kepada Jemaat Gereja Hati Kudus

Print Friendly and PDF

Puluhan pemuda Muslim Sukoharjo datang untuk membagikan takjil berupa sego berkat kepada jemaat gereja sebagai simbol persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.


Pemuda Muslim Sukoharjo Bagikan Takjil Toleransi kepada Jemaat Gereja Hati Kudus

Sukoharjo – majalahlarise.com - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak di depan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Sukoharjo pada Jumat (13/3/2026) sore. Puluhan pemuda Muslim Sukoharjo datang untuk membagikan takjil berupa sego berkat kepada jemaat gereja sebagai simbol persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.

Kegiatan yang telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut ini menjadi tradisi kebersamaan di tengah momentum ibadah puasa Ramadan bagi umat Muslim dan puasa Ekaristi yang dijalani umat Katolik menjelang peringatan Jumat Agung. Kehadiran para pemuda Muslim disambut hangat oleh jemaat yang berada di halaman gereja.

Koordinator kegiatan dari pemuda Muslim, Agus Widanarko, menyampaikan kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan wujud nyata menjaga harmoni dan mempererat hubungan antarumat beragama di Sukoharjo.

“Tradisi berbagi takjil toleransi ini sudah kami lakukan selama empat tahun. Kami datang ke gereja untuk berbagi sekaligus mempererat persaudaraan. Ramadan menjadi momen yang baik untuk saling menghormati dan menjaga kebersamaan,” tutur Agus.

Ia juga menguraikan kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi makanan, tetapi menjadi simbol persatuan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Kita sama-sama menjalankan ibadah puasa. Harapannya semua umat beragama bisa menjalankan ibadah dengan lancar. Takjil toleransi ini menjadi simbol bahwa kita saling menghormati dan saling menjaga persaudaraan,” jelasnya.

Sementara itu, Pastor Petrus Dwi Purnomo menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian para pemuda Muslim yang datang berbagi bersama jemaat gereja.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kebersamaan ini. Semoga kegiatan seperti ini menghadirkan keteduhan, memperkuat semangat persaudaraan, dan menjadi contoh bahwa keberagaman di Indonesia dapat hidup dalam harmoni,” ujarnya.

Menurutnya, aksi berbagi tersebut menjadi bukti nyata nilai kebhinekaan yang tumbuh kuat di tengah masyarakat. Perbedaan keyakinan tidak menjadi sekat pemisah, tetapi justru menjadi jembatan untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan.

Kegiatan berbagi takjil toleransi ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain menghadirkan suasana penuh kehangatan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kuatnya nilai toleransi yang terus dijaga oleh generasi muda di Kabupaten Sukoharjo. (Sofyan)


Baca juga: Sinergi Ormawa FSRD ISI Surakarta Bidik Hibah Nasional PPK Ormawa 2026


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top