GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Puasa Jadi Momentum Reset Kebiasaan Siswa di SMA Negeri 1 Gabus Grobogan
![]() |
| Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang diikuti oleh anggota Rohis, OSIS, serta perwakilan ekstrakurikuler di sekolah. |
Puasa Jadi Momentum Reset Kebiasaan Siswa di SMA Negeri 1 Gabus Grobogan
Grobogan – majalahlarise.com - Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus memperbaiki diri. Di lingkungan pendidikan, Ramadan juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan karakter bagi para siswa. Hal inilah yang dilakukan SMA Negeri 1 Gabus melalui rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung sejak 26 Februari hingga 13 Maret 2026 dan diikuti seluruh siswa kelas X, XI, dan XII.
Berbagai kegiatan religius digelar untuk membentuk kebiasaan positif sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan sekolah. Program ini dirancang agar siswa tidak hanya menjalankan ibadah Ramadan, tetapi juga belajar menerapkan pola hidup yang lebih disiplin dan bermakna dalam keseharian.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Gabus, Sumanto, S.Pd, menyampaikan puasa dapat menjadi sarana untuk mereset kebiasaan siswa agar lebih teratur dan produktif.
“Ramadan mengajarkan pola hidup yang lebih tertata, mulai dari bangun lebih pagi untuk sahur, melaksanakan salat, memperbanyak ibadah, berolahraga ringan, belajar di sekolah, hingga menjalankan salat tarawih berjamaah dan tidur lebih awal,” ujar Sumanto saat membuka kegiatan.
![]() |
| Salah satu warga masyarakat penerima zakat dari siswa SMAN 1 Gabus. |
Ia juga menguraikan kebiasaan tersebut sejalan dengan program “7 Kebiasaan Anak Hebat” yang digagas Menteri Pendidikan Indonesia Abdul Mu’ti, sehingga Ramadan menjadi momentum tepat untuk menanamkan disiplin sekaligus nilai spiritual kepada para siswa.
Selama pelaksanaan kegiatan Ramadan, para siswa mengikuti berbagai aktivitas yang tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Setiap hari siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an, salat Duha berjamaah, serta kajian islami yang memberikan pemahaman lebih dalam tentang nilai-nilai keislaman.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembagian beras zakat kepada siswa yang membutuhkan serta masyarakat di sekitar sekolah. Program tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus menumbuhkan rasa empati di kalangan siswa terhadap sesama.
Puncak kegiatan Ramadan ditutup dengan kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang diikuti oleh anggota Rohis, OSIS, serta perwakilan ekstrakurikuler di sekolah. Rangkaian kegiatan dimulai dengan khataman Al-Qur’an, dilanjutkan buka puasa bersama, salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah, kemudian kajian islami, salat malam, hingga salat Subuh berjamaah di lingkungan sekolah.
Salah satu peserta MABIT, Frista, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman spiritual yang berkesan sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.
“Kegiatan ini membuat kami lebih dekat dengan teman-teman dan juga lebih mencintai sekolah. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar pelajaran, tetapi juga tempat kami belajar membentuk karakter dan nilai kehidupan,” tuturnya.
Melalui rangkaian kegiatan Ramadan tersebut, SMA Negeri 1 Gabus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, serta spiritualitas yang baik. Puasa pun dimaknai bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebagai momentum untuk mereset kebiasaan serta membangun pola hidup yang lebih baik bagi para siswa. (Sofyan)
Baca juga: MI Al-Kahfi Manyaran Bagikan 400 Box Takjil di Ramadan 1447 H, Ludes dalam 20 Menit
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...


Tidak ada komentar: