Dosen DKV ISI Surakarta Tembus Pameran Poster Internasional di China

Print Friendly and PDF



Dosen DKV ISI Surakarta Tembus Pameran Poster Internasional di China

NANTONG, CHINA – majalahlarise.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan akademik Indonesia di kancah global. Karya dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta, Basnendar Herry Prilosadoso, berhasil tampil dalam ajang bergengsi The 4th Yangtze River Future Public Welfare Poster Design Invitation Exhibition 2026 yang digelar di Wenfeng Square, Nantong, China.

Pameran poster internasional ini diikuti oleh 52 seniman dan desainer dari 18 negara, di antaranya Polandia, Pakistan, Meksiko, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Jerman, Rusia, Korea Utara, Ekuador, Belarus, Austria, serta negara lainnya. Selain itu, ratusan peserta dari dalam negeri China turut ambil bagian dalam perhelatan tahunan tersebut.

Mengangkat tema Sungai Yangtze, pameran ini tidak hanya menyoroti aspek geografis, tetapi juga nilai ideologis dan moral yang terkandung dari peradaban panjang yang tumbuh di sepanjang sungai tersebut. Dengan panjang mencapai 6.397 kilometer, Sungai Yangtze dikenal sebagai salah satu sungai terpanjang di dunia sekaligus menjadi saksi lahirnya peradaban manusia sejak era Paleolitikum.

Dalam ajang tersebut, Basnendar menampilkan karya berjudul “The Existence of The Yangtze River” dengan teknik digital imaging berukuran A3. Karya ini menonjolkan dominasi warna biru sebagai representasi keberadaan Sungai Yangtze, serta elemen teks “FUTURE” yang disusun secara simbolis untuk menggambarkan peran sungai dalam kehidupan manusia, baik di masa lalu maupun masa depan.

Pameran ini terselenggara melalui kolaborasi antara Publicity Department of the CPC Nantong Municipal Committee, Municipal Bureau of Culture, Radio, Television and Tourism, serta Nantong Federation of Literary and Art Circles. Kegiatan ini telah dibuka sejak 5 Februari 2026 dan direncanakan berlangsung hingga Maret 2030, serta akan dipamerkan secara bergilir di berbagai kota sepanjang aliran Sungai Yangtze.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Basnendar menyampaikan keikutsertaannya dalam pameran internasional ini menjadi bagian penting dalam membangun jejaring global di bidang seni dan desain.

“Keikutsertaan ini menjadi peluang untuk berjejaring dengan seniman dan desainer dari berbagai negara, sekaligus sebagai sarana untuk mengenal perkembangan seni rupa dan desain melalui karya-karya peserta internasional,” ujarnya.

Partisipasi ini sekaligus memperkuat eksistensi akademisi Indonesia di panggung internasional, serta membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam pengembangan seni dan desain di masa mendatang. (Sofyan)


Baca juga: Halal Bihalal Keluarga Besar Pageyan Bero Dimeriahkan Pagelaran Wayang Kulit dan Kirab Gunungan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top