GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
SMK IPTEK Weru Sukoharjo Berbagi 200 Paket Takjil, Perkuat Pembiasaan Ibadah Siswa di Bulan Ramadan
![]() |
| Pembagian paket takjil kepada para pengendara motor yang melintas di jalan Bayat Klaten. |
SMK IPTEK Weru Sukoharjo Berbagi 200 Paket Takjil, Perkuat Pembiasaan Ibadah Siswa di Bulan Ramadan
Sukoharjo – majalahlarise.com - SMK IPTEK Weru Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas di Jalan Bayat–Klaten, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang tidak hanya berorientasi pada aksi sosial, tetapi juga pembinaan karakter dan akhlak siswa.
Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa. Para siswa bersama guru tampak antusias turun langsung ke tepi jalan, menyapa masyarakat dengan ramah sembari menyerahkan paket makanan berbuka.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Erpan, S.Pd., menyampaikan kegiatan ini memiliki tujuan utama membangun perbaikan akhlak dan kesadaran beribadah siswa.
“Tujuan kami untuk perbaikan akhlak dan kesadaran siswa tentang kewajiban beribadah. Di bulan Ramadan ini kami perbanyak pembiasaan ibadah,” ujarnya.
Ia menguraikan, salah satu program unggulan Ramadan tahun ini adalah pelaksanaan salat tarawih dengan target satu juz setiap malam. Program tersebut sempat mengalami penyesuaian saat pandemi, dari satu juz menjadi setengah juz. Tahun ini, pelaksanaan kembali ditingkatkan menjadi satu juz per malam.
“Kami mendatangkan para muhafidz atau ustaz dari Solo Raya yang sudah hafal Al-Qur’an. Setiap malam bergantian. Bahkan pada 13 Maret nanti ada tamu spesial, seorang Syekh dari Palestina yang sekaligus akan menggalang dana untuk membantu masyarakat di sana,” jelasnya.
Program tarawih diikuti seluruh siswa dengan sistem penjadwalan per kelas. Setiap kelas mendapat giliran tiga hingga empat kali selama Ramadan.
“Kalau full 30 malam tentu berat bagi siswa. Maka kami jadwalkan per kelas. Alhamdulillah tingkat kehadiran mencapai sekitar 80 persen. Bahkan ada kelas yang hanya empat siswa tidak hadir. Bagi kami itu sudah keberhasilan,” ungkap Erpan.
Selain tarawih, sekolah juga menggelar program takjil keliling di empat titik berbeda. Setelah pembagian di wilayah Bayat sebagai titik barat, kegiatan berlanjut ke Manyaran, Karangdowo, dan Bulu.
“Total ada empat titik, mewakili barat, selatan, utara, dan timur. Setiap lokasi kami membagikan 150 sampai 200 bungkus nasi. Sumber takjil berasal dari siswa sendiri, sehingga mereka belajar langsung arti berbagi,” katanya.
Tak hanya berbagi takjil, sekolah juga merencanakan kegiatan bakti sosial ke panti asuhan pada pekan ketiga Ramadan. Kegiatan ini melibatkan OSIS dan guru dengan membawa bingkisan serta kebutuhan pokok sesuai hasil koordinasi sebelumnya dengan pihak panti.
Di bidang pengembangan potensi, SMK IPTEK Weru juga mengadakan lomba-lomba Ramadan seperti ceramah, cerdas cermat Islami, dan kegiatan keagamaan lainnya pada 11–13 Ramadan. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah mental, keterampilan, sekaligus memetakan potensi siswa di bidang keislaman.
Erpan berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu menumbuhkan empati dan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an.
“Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Kami ingin menghidupkan malam-malam Ramadan dengan Al-Qur’an. Dari bacaan para hafidz itu, kami ingin tumbuh rasa cinta anak-anak kepada Al-Qur’an,” tuturnya.
Melalui program sosial dan pembiasaan ibadah yang terstruktur, SMK IPTEK Weru Sukoharjo berupaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga kuat dalam karakter dan spiritualitas. (Sofyan)
Baca juga: Dari Kaca ke Mancanegara, Ketelatenan Bu Retno Bimo Merawat Wayang dalam Balutan Lukisan Kaca
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...


Tidak ada komentar: