Sholahudin Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo Raih Juara 1 LKS TSM Kabupaten 2026, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi

Print Friendly and PDF

Sholahudin Gesang Prasetyo, siswa kelas XII TSM 1 SMK Veteran 1 Sukoharjo saat foto bersama kepala sekolah, Malkan Maliya, S.Pd usai menerima piala dan piagam penghargaan Juara 1 LKS TSM Kabupaten Tahun 2026.


Sholahudin Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo Raih Juara 1 LKS TSM Kabupaten 2026, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi

Sukoharjo – majalahlarise.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo. Sholahudin Gesang Prasetyo, siswa kelas XII TSM 1, berhasil meraih Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Teknik Sepeda Motor (TSM) tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2026.

Saat ditemui majalahlarise.com, Selasa (24/2/2026), Sholahudin menuturkan keberhasilannya tidak diraih secara instan. Ia mengaku pernah mengikuti ajang LKS pada tahun sebelumnya meski belum berhasil menjadi juara.

“Untuk sebelumnya di tahun kemarin saya sudah pernah mengikuti lomba LKS yang sama. Karena tahun ini penempatannya di SMK Veteran, awalnya guru memilih kelas 11, tetapi mereka belum berani maju. Akhirnya saya yang dipilih dan diminta belajar lebih giat lagi untuk persiapan LKS tingkat Kabupaten Sukoharjo. Alhamdulillah mendapatkan juara 1 dan sekarang sedang mempersiapkan untuk LKS tingkat provinsi tahun 2026,” ujarnya.

Dalam kompetisi tersebut, peserta diuji kemampuan teknis seputar teknologi terbaru sepeda motor, meliputi sistem penggerak, mesin, sasis, hingga kelistrikan. Sholahudin menjelaskan tantangan terbesar selama persiapan berasal dari ketersediaan unit praktik.

“Hambatannya dari unit praktik itu sendiri, kadang tidak sesuai yang diinginkan atau mengalami kerusakan sehingga praktik tidak bisa maksimal,” jelasnya.

Menghadapi persaingan ketat antar sekolah, ia memilih fokus memperkuat pengalaman dan konsistensi belajar. Pengalaman mengikuti LKS tahun lalu menjadi bekal berharga untuk tampil lebih siap tahun ini.

“Strateginya terus belajar. Tahun kemarin memang belum juara, tetapi pengalaman itu saya gunakan untuk LKS tahun ini,” katanya.

Untuk latihan, Sholahudin memanfaatkan waktu pembelajaran bengkel. Dalam satu minggu, ia bisa berlatih dua hingga tiga hari penuh mengikuti jadwal praktik di bengkel sekolah. Lomba tingkat kabupaten sendiri digelar pada 12 Februari 2026.

Kini, ia bersiap menghadapi LKS tingkat Provinsi Jawa Tengah yang direncanakan berlangsung April 2026. Persiapan difokuskan pada penguatan teori sembari menunggu program praktik kerja lapangan (PKL) di industri.

“Saya diminta MGMP Sukoharjo untuk PKL di Yamaha selama dua minggu dan di Honda dua minggu. Karena belum mulai PKL, saya fokus memperkuat teori dulu,” ungkapnya.

Dukungan sekolah dan orang tua menjadi motivasi utama. Ia mengaku pihak sekolah memberikan fasilitas pembelajaran terbaik meski ada beberapa unit praktik yang perlu perbaikan. Sementara orang tua selalu memberikan doa dan dukungan tanpa syarat.

“Orang tua selalu mendoakan. Menang atau tidak, mereka tetap bangga,” ucapnya.

Ke depan, Sholahudin bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Teknik Mesin agar kompetensinya semakin meningkat dan peluang kariernya lebih luas.

Sementara itu, Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo, Malkan Maliya, S.Pd, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia mengatakan prestasi ini menjadi indikator keberhasilan sekolah dalam membekali siswa sesuai standar industri.

“Dengan prestasi ini menjadi bukti kepada masyarakat bahwa siswa SMK Veteran dipersiapkan menjadi mekanik andal. Kompetensi siswa telah teruji oleh juri dari industri dan mampu menunjukkan yang terbaik di antara sekolah di Sukoharjo,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan tersebut mampu menginspirasi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi. Pihak sekolah juga menyediakan beasiswa administrasi bagi siswa berprestasi yang membawa nama baik sekolah di tingkat kabupaten hingga nasional.

Prestasi Sholahudin tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi siswa kelas XI agar lebih siap menghadapi ajang serupa di masa mendatang. Kini, harapan tertuju pada langkah berikutnya di tingkat provinsi, membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Sukoharjo ke level yang lebih tinggi. (Sofyan)


Baca juga: SMK IPTEK Weru Sukoharjo Berbagi 200 Paket Takjil, Perkuat Pembiasaan Ibadah Siswa di Bulan Ramadan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top