GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Seminar S2 Unwidha Klaten di Wonogiri Dorong Peningkatan IPM, Tawarkan Program RPL untuk Guru dan ASN
![]() |
| Rektor Unwidha, Prof. Dr. Triyono, M.Pd saat menyampaikan materi seminar. |
Seminar S2 Unwidha Klaten di Wonogiri Dorong Peningkatan IPM, Tawarkan Program RPL untuk Guru dan ASN
Wonogiri – majalahlarise.com - Pascasarjana Universitas Widya Dharma Klaten (Unwidha) menggelar Seminar Sosialisasi Program Pascasarjana S2 bertajuk “Tingkatkan Karier dan Kompetensi melalui Pendidikan Pascasarjana” di RM Alami Sayang, Ngadirojo, Wonogiri, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Rumah Kreatif Management bekerja sama dengan Pascasarjana Unwidha Klaten ini menghadirkan guru, tenaga kependidikan, ASN, karyawan swasta, wirausaha, alumni S1, hingga masyarakat umum.
Seminar dipandu oleh Irawan, S.E., M.Pd., selaku Founder Rumah Kreatif Management yang juga bertindak sebagai MC dan moderator. Selain mendapatkan materi sosialisasi, peserta memperoleh snack, makan siang, doorprize, e-sertifikat, serta potongan biaya khusus pendaftaran.
![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Drs Sriyanto, MM saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara. |
Rektor Unwidha, Prof. Dr. Triyono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Tadi Bapak Kepala Dinas Pendidikan berkenan hadir dan membuka kegiatan ini. Seminar ini berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas SDM di Wonogiri, terutama melalui jalur RPL,” ujarnya.
Ia menguraikan, berdasarkan data kawasan Soloraya yang meliputi Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, dan Klaten, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Wonogiri masih berada di kisaran angka 70 dan menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.
“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Salah satu langkah strategis untuk meningkatkan IPM adalah dengan menaikkan kualifikasi pendidikan, terutama bagi para guru sebagai ujung tombak pendidikan. Namun program ini juga terbuka bagi non-guru,” jelasnya.
Triyono menjelaskan, melalui program RPL (Rekognisi Pengalaman Lampau), capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja dapat diakui dan dikonversi untuk mengurangi beban SKS saat melanjutkan studi ke jenjang S1 maupun S2.
“RPL merupakan pengakuan atas pengalaman dan kompetensi yang sudah dimiliki. Program ini berlaku secara nasional. Unwidha memulai lebih awal untuk memberikan solusi kuliah yang fleksibel bagi para profesional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Drs Sriyanto, MM menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Kami menanggapi secara positif. Kerja sama dengan Unwidha sudah ada MoU dan SPK-nya. Wonogiri memang masih tertinggal dalam IPM, sehingga ini menjadi upaya bersama untuk mendongkraknya,” ujarnya.
Menurutnya, IPM diukur dari produktivitas tenaga kerja pada usia produktif. Oleh karena itu, peningkatan kualifikasi pendidikan bagi para pegawai aktif menjadi kesempatan emas yang harus dimanfaatkan.
“Dengan meningkatnya kompetensi menjadi S1 atau S2, secara tidak langsung juga akan meningkatkan IPM Wonogiri. Kami mendukung penuh agar program ini berjalan baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dekan FKIP Unwidha, Dr. D. B. Putut Setyadi, menjelaskan penerimaan mahasiswa baru jalur RPL untuk Program Studi Magister Pendidikan Bahasa FKIP Unwidha Klaten berdasarkan SK Rektor Nomor 1566/A.51.01/Unwidha/XII/2024.
Program ini membuka tiga konsentrasi, yakni Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Jawa.
Ketua Prodi Pendidikan Bahasa, Dr. Hersulastuti, M.Hum menuturkan kuliah S2 merupakan investasi masa depan profesional.
Ia menjelaskan persyaratan pendaftaran meliputi pengisian formulir, scan ijazah dan transkrip nilai terakhir, KTP, KK, pas foto terbaru, sertifikat pendidik (PPG/PLPG), daftar riwayat hidup, sertifikat pelatihan, serta surat rekomendasi dari dinas bagi ASN.
“Target studi dapat diselesaikan dalam satu tahun. Biaya pendaftaran sebesar Rp300.000 dan DP biaya kuliah Rp3.000.000,” jelasnya.
Untuk program RPL, biaya kuliah bidang bahasa sebesar Rp12 juta, sedangkan non-bahasa Rp15 juta termasuk matrikulasi, di luar biaya PKIL dan wisuda.
Melalui seminar ini, Unwidha berharap semakin banyak tenaga pendidik dan profesional di Wonogiri yang melanjutkan studi, sehingga kualitas sumber daya manusia meningkat dan berdampak pada kemajuan daerah. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...



Tidak ada komentar: