Pelatihan MBA Maya Fase 1 2026 di Karanganyar, Ibu-ibu Nasabah PNM Mekaar Antusias Pelajari Strategi Promo dan Manajemen Usaha

Print Friendly and PDF

Pembicara dari Tim PNM Mekaar beserta Lurah Popongan dan peserta Pelatihan MBA Maya saat foto bersama.

Pelatihan MBA Maya Fase 1 2026 di Karanganyar, Ibu-ibu Nasabah PNM Mekaar Antusias Pelajari Strategi Promo dan Manajemen Usaha

Karanganyar – majalahlarise.com – Kegiatan MBA Maya Fase 1 Tahun 2026 bertajuk Membina dan Memberdaya digelar di Kantor Kelurahan Popongan, Kamis (12/2/2026) pukul 08.30–11.30 WIB. Kegiatan ini diikuti ibu-ibu nasabah PNM Mekaar Unit Karanganyar dengan penuh semangat dan antusias.

Mengusung tema “Strategi Promo Kecil, Dampak Besar”, pelatihan menghadirkan narasumber Sarmidi, Owner Midic JTC dan Ketua DnA Enterpreneur Wonogiri. Dalam paparannya, Sarmidi menguraikan strategi sederhana namun efektif untuk meningkatkan penjualan usaha mikro.

Ia menyampaikan tujuan promo bukan sekadar menarik pembeli baru, namun juga mempercepat perputaran barang serta menjaga usaha tetap hidup di tengah persaingan.

“Tidak perlu diskon besar. Potongan kecil Rp1.000 sampai Rp2.000 sudah cukup menarik pembeli. Harga khusus beli lebih dari satu juga membuat pelanggan cepat mengambil keputusan,” ujarnya.

Peserta menerima doorprize.


Selain diskon kecil, peserta juga dikenalkan strategi bundling hemat, yaitu menggabungkan dua hingga tiga barang dalam satu paket dengan harga lebih terjangkau. Strategi ini dinilai efektif menghabiskan stok lama atau barang yang jarang laku.

Tak kalah penting, Sarmidi menguraikan pentingnya bonus kecil namun berkesan, seperti tambahan sedikit produk, kantong plastik yang lebih bagus, atau sampel kecil. Menurutnya, sentuhan sederhana bisa meninggalkan kesan positif bagi pelanggan.

Tak hanya promosi, peserta juga mendapatkan materi manajemen stok dagang yang efektif. Ia mengingatkan agar pedagang mengutamakan barang yang cepat laku supaya modal usaha bisa berputar lancar.

“Belanja stok secukupnya sesuai kebutuhan pembeli. Jangan sampai modal habis hanya untuk menyimpan barang yang belum tentu langsung terjual. Fokuskan pada barang yang sering dibeli pelanggan,” jelasnya.

Stok lama yang menumpuk, lanjutnya, sebaiknya segera dihabiskan melalui paket promo, bonus kecil, atau digabung dengan barang yang lebih laris agar usaha tetap sehat dan rapi.

Materi berikutnya membahas pengelolaan utang pelanggan dengan aman. Peserta diimbau menetapkan batas maksimal utang per pelanggan, mencatat seluruh transaksi utang secara detail, serta menyepakati waktu pembayaran sejak awal.

“Semua utang wajib dicatat, sekecil apa pun. Catat nama, tanggal, jumlah, dan janji bayar. Menagih pun harus dengan bahasa sopan dan santun,” katanya.

Lurah Popongan, Hartoko, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini sangat positif bagi masyarakat.

“Jadi kegiatan ini positif sekali bagi masyarakat. Ini memberikan pelatihan agar kegiatan usahanya bisa berjalan lebih baik, lebih lancar. Harapannya omzet dan keuntungannya lebih besar sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Salah satu peserta, Rina Sundarti, mengaku merasakan manfaat besar sejak bergabung menjadi nasabah Mekaar hampir sepuluh tahun lalu.

“Alhamdulillah sejak kehadiran Mekaar saya ikut hampir 10 tahun. Mekaar sangat membantu pedagang kecil, bunganya ringan dan petugasnya ramah. Ke depan mungkin bisa ada perhatian tambahan saat Lebaran untuk para ketua kelompok,” ujarnya sambil tersenyum.

Sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran peserta, panitia juga menyediakan doorprize menarik, konsumsi, serta paket sembako.

Melalui kegiatan MBA Maya Fase 1 ini, diharapkan para ibu pelaku usaha mikro semakin percaya diri mengelola promosi, stok, dan keuangan secara bijak sehingga usaha kecil yang dijalankan mampu tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top