Tim Dosen MPBI Univet Bantara Gelar PKM Integrasi Literasi Digital dan AI bagi Guru SD

Print Friendly and PDF

 

Tim Dosen Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) saat foto bersama dengan peserta PKM di SD Negeri Jombor 1 Sukoharjo.


Tim Dosen MPBI Univet Bantara Gelar PKM Integrasi Literasi Digital dan AI bagi Guru SD

SUKOHARJO – majalahlarise.com - Tim Dosen Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI), Program Pascasarjana Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kompetitif Bidang Ilmu (PMKBI) bertajuk Integrasi Literasi Digital dan Pembelajaran Bahasa melalui Aplikasi AI bagi Guru SD di SD Negeri Jombor 1 Sukoharjo, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini diikuti para guru sekolah dasar dengan antusias. Materi difokuskan pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital.

Ketua Tim PKM, Dr. Veronika Unun Pratiwi, M.Pd menyampaikan kegiatan tersebut merupakan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Tadi kegiatan ini adalah salah satu dari Tridarma Perguruan Tinggi, Mas. Karena tugas dosen itu mengajar, meneliti, dan mengabdi. Nah, ini tadi adalah pengabdian dari kami, berbagi ilmu dengan para guru terkait AI, Artificial Intelligence,” ujarnya.

Ia menguraikan perkembangan teknologi yang kian pesat menuntut guru untuk terus beradaptasi agar proses pembelajaran semakin efektif dan menarik. Melalui pemanfaatan AI, guru dapat memperoleh berbagai kemudahan dalam menyusun materi ajar sekaligus meningkatkan kompetensi profesional.

Dr. Veronika Unun Pratiwi, M.Pd menyampaikan materi difokuskan pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital.


“Bagaimana guru-guru itu akan terbantu dengan adanya teknologi yang canggih saat ini. Dengan AI, mereka bisa meningkatkan kreativitas, meningkatkan potensi dan kemampuan mereka untuk menjadi guru yang profesional,” jelasnya.

Menurutnya, AI membuka peluang pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih variatif, terutama dalam penguatan literasi digital. Beragam cerita rakyat, kearifan lokal, maupun teks pembelajaran yang selama ini hanya disajikan dalam bentuk tulisan, kini dapat dikembangkan dalam format visual dan multimodal.

“Pengajaran bisa lebih bervariasi dengan adanya AI, terkhusus untuk literasi digitalisasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Banyak cerita rakyat atau teks yang biasanya hanya berupa teks saja, dengan bantuan AI tidak hanya teks, tetapi bisa diubah dalam bentuk gambar,” tuturnya.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas Dr. Veronika Unun Pratiwi, M.Pd (Ketua), Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum (Anggota), Dr. Mukti Widayati, M.Hum (Anggota), Dr. Benedictus Sudiyana, M.Pd (Anggota), Dr. Nurnaningsih, S.S., M.Hum (Anggota), serta dua mahasiswa anggota tim, Elizabeth Sri Maryati dan Ande Darma.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Univet Bantara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi sekaligus memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah dasar. Integrasi AI dalam pembelajaran diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang lebih kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital masa kini. (Gilang/ Sofyan)


Baca juga: Pentingnya Mikroreflektif Guru dan Dosen Abad XXI untuk Menyiapkan Generasi Emas Indonesia dalam Perspektif Pragmatik dan Psikopragmatik


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top