Kuliah Subuh Desa Demangan Boyolali Angkat Tema Ramadhan Berdaya

Print Friendly and PDF

Suasana kuliah Subuh di Masjid Desa Demangan, Kecamatan Sambi.


Kuliah Subuh Desa Demangan Boyolali Angkat Tema Ramadhan Berdaya

Boyolali - majalahlarise.com - Suasana Subuh di Masjid Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, terasa lebih hidup dan khidmat, Ahad (21/2/2026). Ratusan jamaah memadati saf untuk mengikuti Kuliah Subuh bertema “Ramadhan Berdaya, Tidak Hanya Wacana.”

Hadir sebagai pemateri, Ustaz Pujiono, Mudir PonpesMU Manafi'ul 'Ulum, yang menyampaikan tausiyah inspiratif tentang pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai gerakan nyata, bukan sekadar agenda tahunan. Ia mengajak jamaah memahami puasa sebagai momentum membangun empati dan aksi sosial.

“Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum membangun kepedulian. Jika setelah Ramadhan kita masih abai pada tetangga yang kesulitan, berarti ada yang belum selesai dengan puasa kita,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Dalam tausiyahnya, Pujiono juga menguraikan agar masjid-masjid di Desa Demangan menjadi pusat pemberdayaan umat. Ia mendorong penguatan gerakan sedekah, optimalisasi zakat, serta penguatan solidaritas sosial sebagai bentuk implementasi nilai Ramadhan yang berdampak nyata di tengah masyarakat.

Masih menurut Pujiono, kepedulian sosial dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya sebagai implementasi larangan berbuat kerusakan di muka bumi sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 56. Ia membacakan ayat tersebut yang berisi pesan agar manusia tidak membuat kerusakan setelah Allah memperbaiki bumi, serta senantiasa berdoa dengan rasa takut dan harap karena rahmat Allah dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.

“Dari ayat ini, mari kita sebagai umat Islam menunaikan dengan membuang sampah pada tempatnya,” tandasnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan komunikatif, dipandu oleh moderator Abdul Fatah yang mengarahkan jalannya acara sejak awal hingga penutup. Kuliah Subuh ini merupakan sinergi takmir masjid se-Desa Demangan dengan Koordinator Muh. Abdul Jalil dan Sekretaris Suyamto. Adapun narahubung kegiatan adalah Andri Nugroho.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kaur Kesra Sarjono, serta sejumlah tokoh masyarakat seperti H. Rosyidi, Slamet, dan Uswatun Hasanah. Kehadiran para tokoh desa menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan Ramadhan yang lebih membumi dan berdampak.

Acara ditutup dengan doa dan harapan bersama agar Ramadhan 1447 Hijriah benar-benar menjadi bulan kebangkitan kepedulian sosial di Desa Demangan. Semangat Subuh itu menjadi penanda Ramadhan di Demangan, Sambi, siap berdaya, tidak berhenti pada retorika, tetapi bergerak dalam aksi nyata. (Sofyan)


Baca juga: Ramadhan 1447 H, Masjid Al-Falah Sukoharjo Gelar Ramadhan Peduli Palestina, Donasi Terkumpul Rp7,9 Juta


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top