Poltekkes Bhakti Mulia Gelar Workshop Pemanfaatan AI untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi

Print Friendly and PDF

Pembicara DR. Rahmat Hidayat, SKM, M.Kes beserta dosen  Poltekkes Bhakti Mulia saat foto bersama usai Workshop.


Poltekkes Bhakti Mulia Gelar Workshop Pemanfaatan AI untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi

SUKOHARJO – majalahlarise.com - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bhakti Mulia Sukoharjo menggelar Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi selama dua hari, Rabu–Kamis, 21–22 Januari 2026. Kegiatan ini menghadirkan DR. Rahmat Hidayat, SKM, M.Kes sebagai narasumber.

Workshop tersebut menjadi ruang pembelajaran strategis bagi sivitas akademika dalam memahami peran dan potensi AI untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketiga pilar tersebut menjadi fondasi utama Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terus dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam paparannya, DR. Rahmat Hidayat menguraikan pemanfaatan AI secara bijak untuk mendukung aktivitas akademik dan riset. Ia menjelaskan AI mampu membantu dosen dan peneliti memunculkan ide riset, menelusuri referensi jurnal ilmiah dari berbagai sumber bereputasi, serta memformulasikan referensi tersebut guna menemukan gap riset dan nilai kebaruan atau novelty.

Lebih lanjut, setelah gap riset ditemukan, AI juga dapat membantu mengidentifikasi permasalahan penelitian beserta berbagai alternatif solusi. Bahkan, AI dinilai mampu memberikan rekomendasi judul riset yang relevan dan realistis, menyesuaikan dengan kemampuan peneliti serta ketersediaan data primer maupun sekunder.

Menurutnya, di era riset modern, AI berperan besar dalam memformulasikan sumber data dan hasil penelitian secara lebih efektif dan sistematis. Pemanfaatan teknologi ini juga memungkinkan penyusunan buku referensi akademik secara terstruktur, lengkap dengan dukungan data, pembagian bab, dan subbab yang detail.

“Dengan pemanfaatan AI secara tepat, proses pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat berjalan lebih efisien, hemat waktu, biaya, tenaga, serta pemikiran, tanpa mengurangi kualitas akademik,” ujar Rahmat Hidayat.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Bhakti Mulia, Deden Dermawan, M.Kep, menyampaikan harapannya agar workshop ini mampu memberikan wawasan dan inspirasi baru bagi para peserta. Ia menguraikan kegiatan tersebut menjadi langkah konkret kampus dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi.

“Melalui workshop ini, diharapkan para dosen dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan AI secara optimal untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga berbagai proses akademik yang sebelumnya terasa sulit kini dapat dilakukan secara lebih mudah dan efektif,” tuturnya.

Workshop ini sekaligus menegaskan komitmen Poltekkes Bhakti Mulia dalam menghadirkan inovasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era kecerdasan buatan. (Sofyan) 


Baca juga: Muhabro Cup 2 Sukses Digelar, SMP Muhammadiyah 2 Baturetno Wadah Bakat Atlet Voli SD/MI


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top