Orientasi Akademik PPG Calon Guru Gelombang I 2026 Digelar Univet Bantara Sukoharjo

Print Friendly and PDF

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, saat memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Orientasi Akademik PPG Calon Guru Gelombang I 2026.


Orientasi Akademik PPG Calon Guru Gelombang I 2026 Digelar Univet Bantara Sukoharjo

SUKOHARJO – majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar Orientasi Akademik Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung H dan diikuti ratusan mahasiswa PPG dari berbagai daerah.

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, menyampaikan orientasi menjadi langkah awal penting dalam menyiapkan calon guru profesional yang unggul dan berkarakter.

“Alhamdulillah hari ini PPG Univet Bantara melaksanakan orientasi untuk mahasiswa prajabatan yang dimandatkan GTK Kemendikbud untuk belajar selama satu tahun di Univet. Dilaporkan terdapat 175 mahasiswa dari dua program studi, PGSD dan BK,” menyampaikan Prof. Farida.


Ia menguraikan Univet Bantara memiliki tradisi kelulusan PPG 100 persen yang terus dijaga melalui pengelolaan pembelajaran yang terencana, dukungan sarana prasarana memadai, serta pendampingan intensif.

“Upaya itu kami lakukan melalui pendampingan dan pembimbingan yang selalu terhubung selama 24 jam, didukung admin yang berpengalaman sejak 2018. Harapannya seluruh mahasiswa lulus tepat waktu dan menjadi guru profesional yang memesona,” menjelaskan Prof. Farida.

Menurutnya, pelaksanaan PPG menjadi bagian kontribusi nyata Univet Bantara dalam menyukseskan program pemerintah di bidang peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Sementara itu, Koordinator PPG Univet Bantara, Dr. Mukti Widayati, M.Hum, dalam laporan kegiatan menyampaikan jumlah peserta PPG tahun ini sebanyak 175 mahasiswa, ada satu peserta mengundurkan diri.

“Peserta terdiri dari 145 mahasiswa PGSD dan 29 mahasiswa BK. Mereka berasal dari berbagai daerah, meliputi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah terbanyak berasal dari Jawa Tengah,” menuturkan Dr. Mukti.

Ia mengatakan para peserta merupakan alumni dari beragam perguruan tinggi, termasuk sejumlah lulusan Univet Bantara Sukoharjo sendiri. Hal tersebut dinilai menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas pengelolaan PPG di Univet.

Dalam pengelolaan pembelajaran, Dr. Mukti menjelaskan Univet Bantara telah menyiapkan tim pengelola di masing-masing bidang, didukung dosen, guru pamong, serta sekolah mitra yang telah terseleksi.

“Sebagian besar guru pamong sudah bergelar S2 dan menjabat sebagai kepala sekolah, sehingga kualitas pendampingan mahasiswa tidak diragukan lagi,” menguraikan Dr. Mukti.

Ia juga menjelaskan sistem pembelajaran PPG tidak sepenuhnya dilaksanakan secara luring. Pola daring dan luring diatur melalui Learning Management System (LMS) sesuai petunjuk teknis dari GTK Kemendikbud.

Orientasi akademik berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Bahkan, muncul momen menarik ketika salah satu peserta diketahui sebagai konten kreator media sosial dan diajak berkolaborasi untuk mendukung promosi kampus. (Sofyan)


Baca juga: Pelayanan Digitalisasi SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Rujukan Nasional


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top